Kuningan Religi

Portal Berita dan Informasi Kabupaten Kuningan sesuai Realita

berita headline kabupaten kuningan Parlemen

Anggota DPRD Kuningan Diduga Hanya Isi Absensi, Kursi Rapat Kosong Melompong Saat Paripurna

KUNINGAN – Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Kuningan mengenai Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2023 yang digelar pada Kamis (20/06/2024), diduga tak mendapat perhatian yang serius dari para legislator Kuningan.

Saat Penjabat (PJ) Bupati Kuningan menyampaikan jawabannya, sebagian besar kursi yang seharusnya diduduki para anggota DPRD tampak kosong melompong.

Pantauan di lokasi menunjukkan minimnya kehadiran anggota dewan, sementara undangan lain dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan SKPD, dan sejumlah perwakilan lembaga terlihat penuh mengisi kursi mereka.

Saat dikonfirmasi, salah seorang penerima tamu di lobby Gedung DPRD Kuningan mengatakan, pada absensi kehadiran anggota DPRD Kuningan untuk rapat paripurna ini sudah memenuhi kuorum.

Entah mengapa, saat berlangsungnya rapat paripurna, kursi anggota DPRD Kuningan ini malah terlihat kosong lebih dari setengah dari total jumlah anggota DPRD Kuningan.

Hal ini menyebabkan banyak pertanyaan dari sejumlah pejabat SKPD yang ikut hadir dalam rapat tersebut.

Salah seorang pejabat SKPD Pemkab Kuningan yang enggan disebutkan namanya, mempertanyakan kekosongan kursi anggota DPRD Kuningan saat paripurna berlangsung.

“Apakah memang tidak penting paripurna ini? Terus jika mereka tidak hadir saat dibutuhkan dalam pekerjaannya, apa pekerjaan mereka?,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kuningan, Ujang Kosasih, yang juga menjadi pimpinan rapat, saat dikonfirmasi terkait ketidakhadiran anggota DPRD ini, menyebutkan, secara normatif, rapat paripurna DPRD bisa dilaksanakan saat kehadiran anggota berjumlah 50 persen plus satu dari total jumlah anggota DPRD Kuningan.

“Paripurna tidak akan dilaksanakan jika tidak memenuhi kuorum, ” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan laporan pada paripurna ini ada 28 anggota DPRD Kuningan yang menandatangani daftar hadir. Hal ini menunjukkan sudah kuorum untuk dimulainya rapat paripurna.

“Saya secara pribadi dan pimpinan tidak bisa mengecek satu per satu (jika pada saat digelarnya paripurna banyak anggota DPRD yang meninggalkan kursinya),” sebut Ujang lagi.

Dirinya mengaku juga menghormati kepentingan masing-masing personal anggota DPRD Kuningan yang pada saat paripurna meninggalkan tempat duduknya.

“Tapi secara intinya, materi rapat sudah diterima oleh masing-masing anggota DPRD. Jadi tidak mengurangi prinsip dari tersampaikannya materi jawaban Bupati dalam paripurna ini,” paparnya. (NARS)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *