Kuningan Religi

Portal Berita dan Informasi Kabupaten Kuningan sesuai Realita

berita headline kabupaten kuningan Parlemen

Fraksi Gerindra Bintang Kritisi Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Retribusi di Kuningan

KUNINGAN – Pada Rapat Paripurna yang digelar Jum’at (14/06/2024), Fraksi Gerindra Bintang di DPRD Kabupaten Kuningan menyoroti masalah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi dalam laporan terbaru terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023.

Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Kuningan, Sri Laelasari, menyampaikan kekhawatiran terhadap pencapaian retribusi daerah yang hanya mencapai 50% dari target yang ditetapkan.

“Kami menganggap penting adanya tindakan tegas dan penerapan sistem terintegrasi untuk mengurangi kebocoran retribusi, terutama di sektor parkir, wisata, rumah makan, dan hotel,” ujarnya dengan tegas.

Sri Laelasari juga menyoroti pentingnya transparansi dari Pemerintah Daerah terkait dengan daya serap APBD 2023.

“Langkah-langkah konkret harus diambil untuk meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dan memastikan pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan,” tambahnya.

Dalam aspek lain dari laporan APBD, Sri Laelasari menyambut baik realisasi anggaran untuk pendidikan yang mencapai 91,69% dari total anggaran, namun ia tetap menekankan perlunya optimalisasi kinerja dan penerapan teknologi informatika untuk mencari sumber pendapatan asli daerah yang lebih efektif.

Sebagai rekomendasi untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Fraksi Gerindra Bintang mendorong untuk melakukan tindak lanjut terhadap rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) terkait laporan keuangan daerah.

Hal ini diharapkan dapat memperbaiki pengelolaan pendapatan, belanja, aset, dan kewajiban dengan lebih efisien dan transparan. (NARS)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *