Kuningan Religi

Portal Berita dan Informasi Kabupaten Kuningan sesuai Realita

berita Ekonomi headline kabupaten kuningan

Hindari Jerat Pinjol dan Rentenir, OJK Cirebon Edukasi dan Pengenalan Produk Keuangan untuk UMKM di Kuningan

KUNINGAN – Sekira 200 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), diberikan sosialisasi terkait Program Inkubasi Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI), di aula Kantor Desa Karangtawang, Kabupaten Kuningan, Jum’at (14/06/2024).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon dengan tujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan masyarakat desa.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, yang hadir dalam agenda ini menekankan pentingnya edukasi keuangan dan pengenalan produk pendanaan perbankan, terutama untuk mencegah masyarakat terjerumus dalam jeratan pinjaman online ilegal dan rentenir.

“Pertemuan ini juga akan berlanjut untuk membahas bagaimana pelaku usaha dapat mendapatkan bantuan pendanaan dari perbankan. Hal ini adalah bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan sektor keuangan yang legal dan aman,” ujar Agus.

Ia juga menyoroti fenomena judi online yang kerap menipu masyarakat dengan janji kekayaan instan yang sebenarnya hanya permainan sistem semata.

Selain itu, Agus mengingatkan masyarakat tentang banyaknya penipuan yang mengatasnamakan lembaga keuangan. “OJK berperan sebagai jembatan untuk memastikan masyarakat mengetahui dan menggunakan lembaga jasa keuangan yang legal agar terhindar dari rentenir,” tambahnya.

Sementara, Kepala Desa Karangtawang, Jaja Suharja, menyambut baik program ini. Ia menyatakan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM di desanya.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Pengajuan pendanaan bagi UMKM bisa difasilitasi oleh pemerintah desa. Pekan depan, kami akan melanjutkan dengan pembinaan lebih lanjut, termasuk pengembangan agro wisata,” kata Jaja.

Program Desa EKI di Karangtawang mencakup berbagai kegiatan, seperti edukasi keuangan, pengenalan produk pendanaan perbankan, agen laku pandai, pembukuan digital, dan pemasaran digital. Semua ini bertujuan untuk memperkuat perekonomian desa dan memajukan usaha kecil dan menengah di wilayah tersebut.

Sejumlah perwakilan dari lembaga jasa keuangan dan perbankan di Kabupaten Kuningan, nampak hadir dalam agenda ini. Mereka mempersilakan masyarakat yang mendapatkan kesulitan dalam mengakses bantuan pendanaan bisa langsung menghubungi kantor lembaga jasa keuangan masing-masing. (Nars)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *