Kuningan Religi

Portal Berita dan Informasi Kabupaten Kuningan sesuai Realita

berita headline kabupaten kuningan

Kuningan Terbitkan Surat Edaran untuk Pemilihan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

KUNINGAN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 600.7.2.4/2025/DISKANAK mengenai Pemilihan Hewan Kurban. Surat edaran ini merujuk pada Surat Edaran Dirjen PKH Kementerian Pertanian RI Nomor 4/SE/TU.020/F.4/05/2024 tentang Peningkatan Kewaspadaan dan Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS).

Penjabat Bupati Kuningan, Raden Iip Hidajat, menekankan pentingnya memilih hewan kurban yang memenuhi standar kesehatan dan syariat agar pelaksanaan Idul Adha tahun 2024 di Kabupaten Kuningan dapat berjalan lancar tanpa kendala.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat yang akan berkurban untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, tidak cacat, cukup umur, dan berpenampilan gagah. Hal ini untuk memastikan daging yang dihasilkan aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH),” ujar Iip Hidajat disela acara monitoring pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, di CV. Sapi Jalu, Ds. Karangmuncang, Kec. Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Selasa (11/06/2024).

Iip Hidajat menjelaskan bahwa ciri-ciri hewan kurban yang baik dan layak sudah tercantum dalam lampiran surat edaran. Untuk masyarakat yang merasa ragu dalam memilih hewan kurban, mereka dapat meminta bantuan dokter hewan atau petugas UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dari Dinas Perikanan dan Peternakan setempat.

Lebih lanjut, ia juga menginstruksikan para Camat untuk menginformasikan hal ini kepada para kepala desa atau lurah di wilayah kerja masing-masing. Selain itu, Ketua MUI Kabupaten Kuningan diharapkan dapat meneruskan informasi ini kepada seluruh Ketua DKM di Kabupaten Kuningan.

“Para bandar atau pedagang yang mendatangkan hewan kurban dari luar daerah juga diwajibkan mengkarantina hewan kurban terlebih dahulu sebelum dijual. Mereka harus melaporkan kepada dokter hewan atau petugas Puskeswan terdekat untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan,” tambah Iip Hidajat.

Menurut Iip Hidajat, langkah ini diambil untuk mencegah potensi penyebaran penyakit hewan menjelang Idul Adha dan memastikan hewan yang dijual dan dikurbankan dalam kondisi yang sehat dan layak.

Dengan adanya surat edaran ini, diharapkan masyarakat Kuningan dapat lebih waspada dan selektif dalam memilih hewan kurban, sehingga perayaan Idul Adha dapat berlangsung dengan aman dan khidmat.

Penjabat Bupati Kuningan juga mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat dalam memilih hewan kurban yang sehat merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan dan keamanan pangan serta mencegah penyebaran penyakit hewan di wilayah Kabupaten Kuningan.

Sementara, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan, Wawan Setiawan, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 5 ribu kalung sehat untuk menandai hewan kurban yang sudah lolos pemeriksaan kesehatan hewan oleh dokter hewan.

Penandaan dengan kalung sehat yang disematkan pada hewan kurban, imbuhnya, menjadi tanda bahwa hewan tersebut benar-benar sehat dan aman untuk dikonsumsi juga memberi ketenangan bagi para penjual dan pembeli hewan kurban.

“Adapun yang diperiksa dari tubuh hewan kurban ini meliputi kondisi fisik keseluruhan, mulut, kuku dan mata,” ujarnya. (NARS)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *