KUNINGAN – Kebijakan pencairan tunjangan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan untuk tahun anggaran 2026 menuai kritik tajam. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal menyoroti langkah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuningan yang diduga tetap mencairkan dana miliaran rupiah
Salin dan tempelkan URL ini ke dalam WordPress Anda untuk sematkan
Salin dan tempelkan kode ini ke dalam situs Anda untuk disematkan