

KUNINGAN — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kini melanda sejumlah wilayah di Indonesia menjadi perhatian serius berbagai pihak. Mengantisipasi meluasnya titik api di lereng Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, sejumlah relawan Laskar Gerindra Kabupaten Kuningan diterjunkan langsung ke lokasi untuk membantu petugas gabungan dan warga setempat memadamkan kobaran api.
Sejak Sabtu (17/10/2026), para relawan Laskar Gerindra Kuningan bergabung bersama tim Masyarakat Peduli Api (MPA) setempat di kawasan lereng Gunung Ciremai. Dengan menyisir medan yang cukup terjal, mereka menyisir dan memadamkan sejumlah titik api baru agar tidak merembet ke kawasan hutan produksi maupun pemukiman warga.
- Antisipasi Karhutla Meluas, Laskar Gerindra Kuningan Terjun Padamkan Api di Lereng Ciremai
- Aksi Cepat Pasca-Kebakaran Cimerak, Bantuan Sembako Disalurkan Aleg Tina Wiryawati kepada Korban
- Cegah Kepunahan Seni Karuhun, GP Ansor Cigandamekar Gelar Festival Genjring Rudat di Momentum HSN 2026
- Geliatkan Sport Tourism, 180 Pelari dari Berbagai Daerah Jajal Keindahan Alam Kuningan di DTBL 3
- Dukung Kegiatan Warga, Legislator Gerindra Jabar Hj. Tina Wiryawati Gencar Salurkan Aspirasi di Kuningan
Dalam aksi tanggap darurat ini, para relawan dibekali alat pemadam khusus berjenis jet spray (penyemprot air punggung). Peralatan operasional tersebut merupakan bantuan langsung dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 13, Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.M., yang juga membina kelompok relawan tersebut.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.M., menjelaskan langkah cepat yang diambil Laskar Gerindra merupakan wujud kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat di kaki Gunung Ciremai.
“Kebakaran hutan bukan hanya ancaman bagi ekosistem Gunung Ciremai, tetapi juga membahayakan keselamatan dan ruang hidup masyarakat sekitar. Karena itu, begitu menerima laporan munculnya titik api, kami langsung mengarahkan kawan-kawan Laskar Gerindra untuk turun ke lapangan membawa bantuan unit jet spray. Sinergi antara relawan, MPA, dan petugas adalah kunci agar api cepat dikendalikan sebelum kian meluas,” ujar Hj. Tina Wiryawati saat memberikan keterangannya, Ahad (18/10/2026).
Sementara itu, salah seorang anggota Laskar Gerindra Kuningan yang terjun langsung ke lokasi kebakaran, Ilham, mengungkapkan kondisi di lapangan serta kerja keras tim dalam menjinakkan si jago merah.
“Kondisi medan lereng cukup menantang karena angin kencang dan vegetasi yang sangat kering, sehingga api cepat sekali menyebar. Dengan bantuan alat penyemprot jet spray dari Ibu Hj. Tina Wiryawati, kami bersama warga dan MPA bisa bergerak lebih efektif menjangkau titik-titik api di area yang sulit dijangkau mobil pemadam. Kami terus siaga melakukan pemantauan agar tidak timbul lagi percikan api baru,” kata Ilham.
Aksi siaga bencana yang dilakukan di lereng Gunung Ciremai ini menjadi gambaran pentingnya kewaspadaan dini terhadap ancaman karhutla di Indonesia. Musim kemarau panjang tahun ini telah memicu rentetan kebakaran hutan hebat skala nasional, salah satunya yang paling parah melanda wilayah Pulau Kalimantan.
Asap pekat akibat karhutla di Kalimantan tidak hanya merusak ribuan hektar ekosistem hutan hujan tropis, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat serta memicu krisis kualitas udara. Fenomena karhutla nasional di Kalimantan menjadi peringatan keras bagi daerah-daerah lain di Pulau Jawa, khususnya wilayah perbukitan dan gunung seperti Gunung Ciremai, untuk memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan relawan, serta dukungan sarana pemadaman sebelum dampak kebakaran meluas dan sulit dikendalikan. (NARS)



