

KUNINGAN — Peringatan Tahun Baru Islam bukan cuma ceramah dan doa. DKM Masjid Al-Ashri Perumahan Alam Asri Kuningan kemas 1448 Hijriyah dengan rangkaian kegiatan: dari pawai anak TPA, touring ke Cipanas, sampai santunan anak yatim.
Puncaknya digelar Sabtu malam (20/6/2026). Tabligh akbar jadi penutup semarak seminggu penuh kegiatan.”Alhamdulillah DKM Al-Ashri masih konsisten menyemarakkan tahun baru Islam. Semoga ini jadi spirit untuk hijrah jadi insan lebih baik,” kata Ketua DKM Al-Ashri, Ustadz Dian Sunandar, saat sambutan.
- Hapus Stigma Sosial, Lapas Kuningan Sulap Warga Binaan dan Mantan Napi Jadi Insan Siap Kerja Lewat ‘Wangun Mandiri Farm’
- Krisis Air Bersih Masih Melanda, Karangkancana Kembali Diguyur Bantuan 5.000 Liter dari BPBD Kuningan
- HMI FE Uniku Jadikan Maulid Nabi 1448 H Momentum Penguatan Karakter Mahasiswa
- Mengintip Rincian Biaya Produksi Petani Kuningan Saat Kemarau: Ongkos Air dan Perawatan Melonjak Tajam
- Soal Polemik Sanksi RS Permata, Frontal Desak Inspektorat Turun Tangan
Yang menarik dari kegiatan DKM Al-Ashri: mereka menerjemahkan “hijrah” jadi aksi nyata dan kebersamaan. Bukan sekadar khutbah di mimbar.Rangkaian dimulai Senin (15/6/2026) ba’da Magrib dengan doa akhir dan awal tahun di Masjid Al-Ashri. Dilanjut pawai anak-anak TPA Al-Ashri bersama jamaah keliling Kompleks Alam Asri. Anak-anak turun ke jalan, bawa atribut, teriakkan takbir.
Besoknya giliran pengurus dan jamaah touring ke wisata Cipanas Subang Kuningan. Tujuannya bukan piknik biasa. “Ini sarana refreshing sekaligus menguatkan ukhuwah islamiyah antar pengurus dan jamaah,” jelas Ustadz Dian.
Malam puncak ditutup tabligh akbar bersama Ustadz Riyan Nugraha, Lc. dari Ponpes Husnul Khotimah Jalaksana. Sekaligus penyerahan santunan untuk anak yatim di lingkungan perumahan.
“Acara rutin santuni anak yatim Alhamdulillah jalan terus. Terima kasih ke donatur yang sudah sisihkan rezekinya. Semoga jadi amal sholeh,” ucapnya.Ustadz Dian menutup dengan ajakan hijrah berjamaah: lebih istiqomah berbuat baik dan bermanfaat untuk sesama. Ajakan itu diamini ratusan jamaah yang memadati masjid. (Nars)



