Kuningan Pemerintahan TNI

Gedung Sudah Jadi, Dapat Kendaraan Operasional, KDMP di Kuningan Tancap Gas

KUNINGAN — Janji “koperasi desa maju” mulai kelihatan wujudnya. Pemerintah pusat tancap gas salurkan bantuan sarana untuk Koperasi Desa Merah Putih. Syaratnya cuma satu: gedung koperasi harus 100% selesai. Desa Muncangela jadi contoh nyata.

Pada Kamis (19/6/2026) pagi, desa ini menerima paket lengkap: 1 truk, 1 pick up, dan 2 motor roda tiga. Gedung koperasinya sudah berdiri megah di Jalan Raya Dusun Wage. Kepengurusan dari warga sendiri. Transaksi sembako untuk 98 anggota sudah jalan.

“Antusiasme masyarakat tinggi. Dengan kendaraan ini kami makin semangat kembangkan usaha,” kata Kades Muncangela, Enco Carsa, 58, usai menerima 1 unit truk dari Kodim 0615/Kuningan.

Data Kodim 0615/Kuningan menunjukkan penyaluran berjalan berjenjang. Untuk kendaraan roda tiga, 100 unit sudah turun ke 50 desa. Tiap desa kebagian 2 unit. Soal ruang kerja, tiap koperasi dapat 3 AC 2 PK dan 2 AC 1 PK. Tujuannya biar pelayanan dan penyimpanan barang tetap nyaman.

Roda empat juga menyusul. Sebelumnya 27 truk dan 30 pick up sudah sampai. Jumat pagi giliran 31 desa dapat jatah truk 1 unit per desa. Dari 31 unit itu, 28 sudah diterima. Tiga unit lagi masih dalam perjalanan.

Juventus Nego PSG untuk Permanenkan Randal Kolo Muani

Pasi Ter Kodim 0615/Kuningan, Kapten Inf Nandang Hendarsyah, bilang semua ini agar KDMP bisa bergerak lebih leluasa. “Alhamdulillah hari ini 31 desa terima truk operasional. Tujuannya biar KDMP melayani warga lebih optimal,” ujarnya.

Yang bikin menarik dari program ini bukan besarnya bantuan, tapi mekanismenya. Pemerintah pakai prinsip reward and punishment. Desa yang bangunannya beres duluan, dapat kendaraan duluan. Yang belum beres, antre.Ini memotong kebiasaan lama: bantuan datang dulu, kerja belakangan.

Sekarang dibalik. Hasilnya kelihatan di Muncangela. Gedung jadi, anggota jalan, kendaraan operasional siap angkut hasil tani dan sembako.Enco berharap KDMP bukan cuma jual kebutuhan pokok. “Harapannya jadi pusat penggerak ekonomi lokal. UMKM desa bisa titip jual, rantai kesejahteraan tercipta,” harapnya. (Nars)

× Advertisement
× Advertisement