

KUNINGAN – Jajaran Kodim 0615 Kuningan menggelar acara doa syukur untuk menyambut peringatan HUT ke-81 RI. Kegiatan keagamaan ini berlangsung dengan khidmat di Masjid An Nur yang berlokasi di Jalan RE Martadinata Kelurahan Ciporang pada Jumat siang.
Agenda kerohanian tersebut dihadiri oleh berbagai perwakilan dari jajaran Koramil dan perwira staf markas komando setempat. Acara ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala Staf Kodim Mayor Infanteri Syaefudin yang mewakili Komandan Kodim bersama Ustadz Didin sebagai pemimpin ceramah keagamaan.
- Komisi IV DPRD Kuningan Respons Lonjakan Pasien Gejala Flu, Pastikan Tidak Ada Penolakan BPJS dan Ketersediaan Obat Aman
- Teka-teki Ketua DPC Gerindra Kuningan, Meski Ada Klaim Pengorbanan Kader, Keputusan Murni di Tangan Prabowo
- Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Lapas Kuningan Berdayakan Warga Binaan Lewat Program Ketahanan Pangan
- Pastikan Tak Ada Sel Istimewa, Perwakilan Rakyat Apresiasi Ketegasan Lapas Kuningan Berantas Narkoba
- Arahan Presiden Prabowo, MPA Silihwangi Majakuning Cegah Karhutla di Lereng Ciremai, Warga Bangun Embung Air hingga ‘Green Belt’
Dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Mayor Infanteri Syaefudin kegiatan spiritual ini menjadi ruang refleksi untuk menghargai jasa para pahlawan. Para pendahulu bangsa dinilai telah memberikan pengorbanan tertinggi berupa jiwa dan raga demi melepaskan belenggu penjajahan dari bumi Nusantara.
Momentum peringatan kemerdekaan ini disebut sebagai amanah sejarah yang wajib diisi dengan karya nyata dan pengabdian tulus dari generasi penerus. Jajaran TNI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memupuk rasa nasionalisme serta mempererat ikatan persaudaraan sebangsa dan setanah air.
Kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kuningan juga menjadi sorotan utama dalam pesan kebangsaan tersebut. Segala bentuk perbedaan latar belakang di tengah masyarakat harus dikelola menjadi kekuatan penyatu untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang aman maju dan sejahtera.
Selain pesan kebangsaan aparat kewilayahan ini juga diinstruksikan untuk selalu merawat tradisi gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan tugasnya masing-masing. Sinergi yang kuat antara prajurit dan warga sangat dibutuhkan guna mendukung kelancaran program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah daerah.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk memohon perlindungan bagi keutuhan bangsa negara serta keluarga besar militer. Harapan utamanya adalah agar setiap prajurit selalu diberikan keselamatan kesehatan serta kelancaran dalam menunaikan tugas pengabdian kepada masyarakat luas. (Nars)



