

KUNINGAN — Bagi para pecinta alam dan pendaki, Gunung Ciremai sudah menjadi destinasi wajib yang tak asing lagi. Namun, bagi wisatawan dari luar daerah yang baru pertama kali merencanakan liburan ke wilayah Jawa Barat, pertanyaan mengenai Ciremai dimana kerap dicari mereka.
Sebagai puncak tertinggi di Bumi Pasundan, atau biasa disebut Atap Jawa Barat, Gunung Ciremai tidak hanya menawarkan rute pendakian yang menantang, tetapi juga menyimpan pesona pariwisata penyangga yang memukau di kawasan lerengnya.
- Dapur Umum BPBD di TPSA Ciniru Kuningan Beroperasi Dukung Logistik Ratusan Personel
- Menjawab Pertanyaan Wisatawan: Gunung Ciremai Dimana? Ini Lokasi dan Pesona Alamnya
- Sambut HUT Ke-81 RI Kodim 0615 Kuningan Gelar Doa Syukur Keselamatan Bangsa
- Tina Wiryawati Dukung Pemprov Jabar Resmi Ambil Alih MTQ 2027
- Memaknai QS Yunus 58 dalam Syukur Kemerdekaan RI dan Maulid Nabi
Gunung Ciremai Terletak di Dua Kabupaten
Secara geografis, hamparan kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) membentang secara megah di dua wilayah administratif, yakni Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Berdiri tegak dengan ketinggian mencapai 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl), Ciremai resmi memegang takhta sebagai atap tertinggi di Jawa Barat.
Kabupaten Kuningan sendiri dikenal luas sebagai salah satu gerbang utama dan akses paling populer bagi para pelancong. Letaknya yang strategis, didukung dengan infrastruktur jalan yang semakin memadai, membuat wilayah Kuningan selalu menjadi titik kumpul favorit wisatawan dari Jakarta, Bandung, hingga wilayah Jawa Tengah.
Lebih dari Sekadar Jalur Pendakian
Daya tarik Ciremai tidak hanya berpusat bagi pendaki profesional yang ingin menaklukkan tantangan Jalur Linggarjati, Palutungan, maupun Apuy. Lereng Gunung Ciremai saat ini telah berkembang menjadi kawasan ekowisata yang sangat ramah keluarga.
Area penyangga di sekitar gunung ini dikelilingi oleh berbagai destinasi wisata alam kekinian, area berkemah eksklusif (glamping), hingga deretan wisata kuliner lokal yang mengusung konsep alam terbuka. Pengunjung dapat bersantai menghirup udara sejuk pegunungan sembari menikmati hidangan dari hasil bumi dan perkebunan segar yang langsung dipanen dari lereng Ciremai.
Kehadiran Gunung Ciremai terus memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perputaran roda ekonomi masyarakat setempat, khususnya pada sektor pariwisata, perdagangan hasil bumi, dan UMKM.
Bagi Anda yang sebelumnya masih mencari tahu letak pasti gunung kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini, pesona alam dan kesejukan kawasan lerengnya siap menyambut kedatangan Anda dan keluarga untuk menghabiskan waktu liburan akhir pekan ini. (Nars)



