

KUNINGAN — Puluhan anggota Laskar Gerindra bertemu di Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jumat (18/9/2026). Kehadiran garda terdepan partai ini menjadi titik pusat aksi konsolidasi tahap ketiga yang berfokus pada kerja nyata kader di tingkat akar rumput.
Dalam pertemuannya, para kader mengevaluasi hasil inventarisasi keluhan warga yang telah didata secara mandiri di lapangan.
- Laskar Gerindra Jabar 13 Bergerak: Dari Pendataan Kebutuhan Warga Hingga Penyaluran Bantuan Real
- Tak Ditemukan Narkoba: Razia Mendadak Lapas Kuningan, Petugas Gabungan Sita Barang Terlarang
- Harga Panen Anjlok dan Modal Membengkak, Petani Sayur di Kuningan Keluhkan Harga Beli
- Awas Penyakit Hati! Ini Bahaya Sifat Hasud dan Cara Mengatasinya Menurut Kitab Tanbihul Ghafilin
- Soroti Ambisi Aklamasi Muscab Demokrat Kuningan, Dugaan Kader Senior Didepak, 2029 Terancam Nol Kursi!
Pembinaan dan pengarahan tersebut dikawal langsung oleh Anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Wasekjen DPP Partai Gerindra, Hj. Tina Wiryawati.
“Garda terdepan partai harus punya kedisiplinan dan kepedulian tinggi. Kalian yang sudah mengantongi bimbingan teknis nasional harus tahu persis apa yang dibutuhkan tetangga dan lingkungan sekitar,” kata Hj. Tina Wiryawati di hadapan anggota laskar.
Kerja lapangan anggota laskar tersebut langsung membuahkan hasil. Pada kesempatan itu, disalurkan bantuan fasilitas umum berupa material semen untuk sarana fisik di satu desa, serta dua unit speaker portable untuk menunjang kegiatan kemasyarakatan di dua desa lainnya.
“Saya selalu tekankan kepada seluruh kader, niat kita masuk ke legislatif itu murni untuk menebar manfaat, bukan untuk gaya-gayaan jadi pejabat. Karena itu, kalau laskar menemukan masalah warga, catat dan sampaikan berjenjang ke struktur partai agar ada solusi konkret,” tegas Tina.
Aksi tanggap kebutuhan warga oleh Laskar Gerindra ini dipastikan tidak hanya berhenti di Kuningan, tetapi juga diselaraskan ke seluruh wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 13, meliputi Kabupaten Ciamis, Pangandaran, hingga Kota Banjar. (NARS)



