
CIREBON — Ajang kreatif IDE IND yang berlangsung di Atrium Grage Mall Cirebon menjadi panggung bagi Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Cirebon untuk memamerkan terobosan digital terbaru mereka di hadapan Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI, Teuku Riefky Harsya.
Ketua Gekrafs Kota Cirebon, Syafrul Bakti, memaparkan langsung aplikasi teranyar bernama “Caruban” yang dikembangkan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan untuk mengejar target peluncuran sebagai program unggulan organisasi.
- Rumah Warga Winduhaji Dilalap Si Jago Merah, Damkar Padamkan Selama 45 Menit
- Mengenang Kerinduan Nabi Muhammad SAW kepada Umat Akhir Zaman
- Tekan Pengangguran lewat Program Poliran, Polres Kuningan Gandeng Disnakertrans Buka Akses Kerja
- DPC PKB Kuningan Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Desa Mekarsari
- Aplikasi “Caruban” Gekrafs Cirebon Pikat Menteri Ekraf, Siap Go Nasional
Aplikasi Caruban dirancang sebagai platform serbaguna yang membawa berbagai keunggulan bagi masyarakat luas. Salah satu fitur utamanya adalah etalase digital yang menampung produk-produk UMKM binaan Gekrafs Kota Cirebon setelah melalui proses penyaringan ketat, sehingga mampu mendorong jangkauan pasar para pelaku usaha lokal ke tingkat yang lebih luas.
Selain itu, tersedia fitur Jelajah Cirebon yang menyajikan informasi mendalam mengenai potensi daerah mulai dari kuliner, seni, hingga budaya.Inovasi lain yang menarik perhatian adalah fitur pohon silsilah keluarga atau family tree.
Fitur ini memungkinkan pengguna membuat bagan silsilah keluarga secara mandiri, sekaligus dapat menghubungkan antar-pohon silsilah jika ditemukan kesamaan nama atau identitas.
Syafrul menyebutkan bahwa keterhubungan ini berpotensi mempertemukan pengguna yang ternyata memiliki ikatan persaudaraan, bahkan ke depannya disiapkan untuk berkembang menjadi platform media sosial tersendiri.
Mengenai kesiapan peluncuran, Syafrul menjelaskan bahwa aplikasi Caruban saat ini tengah berada dalam tahap peninjauan dan beta testing oleh pihak Google yang umumnya memakan waktu 14 hari kerja. Pihaknya mengaku optimis aplikasi ini dapat segera diunduh secara resmi di Google Play Store maupun Apple App Store setelah memasuki mode produksi.
Meski produk board game karya pengurus belum terintegrasi di dalam aplikasi saat ini, platform tersebut telah dirancang secara dinamis agar mampu menampung berbagai pembaruan fitur di masa depan.
Inovasi yang dipresentasikan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya.
Dalam kunjungannya, Menteri menyatakan ketertarikannya dan berharap Caruban dapat didorong menjadi aplikasi berskala nasional. Ia mendorong agar etalase digital di dalamnya kelak dapat menampung UMKM dari seluruh Indonesia serta fitur jelajahnya mampu merangkum keragaman budaya nusantara secara lebih luas. (NARS)
