
CIREBON — Ajang kreatif IDE IND yang berlangsung di Atrium Grage Mall Cirebon menjadi panggung bagi Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Cirebon untuk memamerkan terobosan digital terbaru mereka di hadapan Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI, Teuku Riefky Harsya.
Ketua Gekrafs Kota Cirebon, Syafrul Bakti, memaparkan langsung aplikasi teranyar bernama “Caruban” yang dikembangkan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan untuk mengejar target peluncuran sebagai program unggulan organisasi.
- Aplikasi “Caruban” Gekrafs Cirebon Pikat Menteri Ekraf, Siap Go Nasional
- PHRI Dorong Kepastian Hukum Aset Pemda Kuningan demi Tarik Investor
- Tekan Angka Kriminalitas Jelang Nataru, Pemkab dan Polres Kuningan Musnahkan Ribuan Botol Miras Tanpa Pandang Bulu
- BPBD Kuningan Imbau Warga Waspadai Fenomena Hujan Es Akibat Awan Cumulonimbus
- Hujan Disertai Angin Kencang Hantam Dua Kecamatan di Kuningan, BPBD Lakukan Asesmen Dampak
Aplikasi Caruban dirancang sebagai platform serbaguna yang membawa berbagai keunggulan bagi masyarakat luas. Salah satu fitur utamanya adalah etalase digital yang menampung produk-produk UMKM binaan Gekrafs Kota Cirebon setelah melalui proses penyaringan ketat, sehingga mampu mendorong jangkauan pasar para pelaku usaha lokal ke tingkat yang lebih luas.
Selain itu, tersedia fitur Jelajah Cirebon yang menyajikan informasi mendalam mengenai potensi daerah mulai dari kuliner, seni, hingga budaya.Inovasi lain yang menarik perhatian adalah fitur pohon silsilah keluarga atau family tree.
Fitur ini memungkinkan pengguna membuat bagan silsilah keluarga secara mandiri, sekaligus dapat menghubungkan antar-pohon silsilah jika ditemukan kesamaan nama atau identitas.
Syafrul menyebutkan bahwa keterhubungan ini berpotensi mempertemukan pengguna yang ternyata memiliki ikatan persaudaraan, bahkan ke depannya disiapkan untuk berkembang menjadi platform media sosial tersendiri.
Mengenai kesiapan peluncuran, Syafrul menjelaskan bahwa aplikasi Caruban saat ini tengah berada dalam tahap peninjauan dan beta testing oleh pihak Google yang umumnya memakan waktu 14 hari kerja. Pihaknya mengaku optimis aplikasi ini dapat segera diunduh secara resmi di Google Play Store maupun Apple App Store setelah memasuki mode produksi.
Meski produk board game karya pengurus belum terintegrasi di dalam aplikasi saat ini, platform tersebut telah dirancang secara dinamis agar mampu menampung berbagai pembaruan fitur di masa depan.
Inovasi yang dipresentasikan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya.
Dalam kunjungannya, Menteri menyatakan ketertarikannya dan berharap Caruban dapat didorong menjadi aplikasi berskala nasional. Ia mendorong agar etalase digital di dalamnya kelak dapat menampung UMKM dari seluruh Indonesia serta fitur jelajahnya mampu merangkum keragaman budaya nusantara secara lebih luas. (NARS)
