
SEMARANG — Duel sarat gengsi tersaji pada pekan ke-10 Indonesia Super League musim 2026/2027. Menjamu Persib Bandung di Stadion Jatidiri, Semarang, Ahad (8/11/2026) malam, tuan rumah Java United tampil mengejutkan dan sukses memegang kendali penuh atas jalannya paruh pertama pertandingan.
Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit, tempo pertandingan langsung meninggi. Java United bahkan tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan ancaman nyata, menebar teror ke lini pertahanan Maung Bandung sejak menit pertama.
- Persib Bandung Gagal Curi 3 Poin dari Java United di Stadion Jatidiri, Tuan Rumah Unggul 2-1
- Duel Sarat Gengsi di Jatidiri, Persib Tertinggal 0-2 dari Java United di Paruh Pertama
- Tak Ada “Lawan”, Asep Setia Mulyana Bakal Dipilih Lagi Pimpin Golkar Kuningan
- Pansus Targetkan Naskah Akademik RUU Pemilu Rampung Akhir Desember, Opsi Keserentakan Masih Dikaji
- Dorong Pemilu 2029 Berkualitas, Anggota DPR Agun Gunandjar Ajak Masyarakat Jadi Pengawas Aktif
Tekanan intens yang diperagakan skuad tuan rumah akhirnya membuahkan hasil manis pada menit kelima. Adalah Ciro Alves—penyerang tajam yang musim lalu masih mengenakan seragam Pangeran Biru—yang sukses membuka keunggulan.
Memanfaatkan celah di lini belakang, Ciro melepaskan tendangan keras mendatar dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper Persib, Teja Paku Alam. Papan skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Tertinggal cepat membuat anak asuh Igor Tolic terlecut untuk keluar menyerang dan mengimbangi tempo tinggi yang diterapkan tuan rumah. Alhasil, tensi pertandingan kian memanas. Sejumlah gesekan fisik antar pemain di lini tengah tak terhindarkan, mencerminkan betapa krusialnya poin pada laga malam ini.
Alih-alih menyamakan kedudukan, lini pertahanan Persib justru kembali kocar-kacir pada menit ke-19. Lewat skema kerja sama tim yang rapi di sektor depan, kapten Java United, Gustavo Almeida, sukses menanduk si kulit bundar masuk ke dalam gawang.
Teja Paku Alam yang sudah berusaha maksimal tak sempat menjangkau bola sundulan terarah tersebut. Keunggulan Java United bertambah menjadi 2-0.
Memasuki pertengahan babak pertama, tepatnya hingga menit ke-25, para punggawa Pangeran Biru terlihat masih kesulitan membongkar kokohnya lini belakang tuan rumah. Duet lini serang Persib, Ulliam Baros dan Mariano Peralta, kerap dibuat frustrasi karena aliran serangan mereka selalu kandas diblokir oleh “tembok tebal” pertahanan Java United yang menutup rapat area kotak penalti.
Kondisi ini memaksa barisan gelandang Persib untuk bekerja ekstra keras membaca celah sekaligus mencari solusi alternatif guna menembus pertahanan disiplin yang diterapkan kubu tuan rumah.
Hingga paruh pertama usai, kekalahan sementara ini menempatkan Persib Bandung di peringkat kelima klasemen BRI Liga 1 dengan raihan 16 poin.
Di sisi lain, tren positif ini membawa Java United merangsek naik menempel di posisi ketujuh dengan mengoleksi 13 poin.Mampukah Maung Bandung membalikkan keadaan di paruh kedua, atau justru Java United yang sukses mengamankan tiga poin penuh di kandang sendiri? (NARS)
