
KUNINGAN — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dr. H. Agun Gunandjar Sudarsa, M.Si., mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan mahasiswa, untuk tidak sekadar berpartisipasi dalam pencoblosan saat pemilu, melainkan turut aktif mengawal kinerja wakil rakyat terpilih.
Hal tersebut disampaikannya di tengah kegiatan reses dan literasi politik di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Ahad (9/11/2026).
- Pansus Targetkan Naskah Akademik RUU Pemilu Rampung Akhir Desember, Opsi Keserentakan Masih Dikaji
- Dorong Pemilu 2029 Berkualitas, Anggota DPR Agun Gunandjar Ajak Masyarakat Jadi Pengawas Aktif
- Terpilih Lagi Jadi Ketua Perempuan Bangsa Kuningan, Neneng Hermawati Pasang Target 5 Kursi Perempuan di DPRD
- PWI Kuningan Segera Gelar Hajat Demokrasi, Penjaringan Bakal Calon Ketua Dimulai
- Kuningan Jadi Tuan Rumah Tanam Serentak Nasional, BPPSDMP Kementan Genjot Perluasan Areal Tanam Hadapi Anomali Iklim
Menurut Agun, momentum Pemilu 2029 harus menjadi tonggak sejarah untuk mewujudkan proses demokrasi yang cerdas dan berintegritas. Ia menjelaskan, wakil rakyat yang menjalankan fungsi kenegaraan wajib berlandaskan pada filosofi Pancasila, yang menuntut pemimpin memiliki hikmah kebijaksanaan, wawasan luas, serta integritas moral yang tinggi.
“Masyarakat jangan hanya berhenti sekadar hadir di bilik suara saat pemilu untuk mencoblos, tapi harus ikut mengawasi apa sesungguhnya yang sudah dikerjakan oleh para wakilnya di parlemen,” ujar Agun saat dikonfirmasi Kuningan Religi.
Ia juga menambahkan pentingnya evaluasi kinerja berbasis rekam jejak. Pemilih diminta untuk menilai sejauh mana para wakil rakyat merespons aspirasi konstituen, sehingga masyarakat dapat menentukan pilihan secara rasional pada pemilu berikutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Agun menyoroti strategi pelibatan pemilih pemula ke depan. Pihaknya bersama KPU dan Bawaslu berkomitmen untuk menyasar institusi perguruan tinggi dan kalangan mahasiswa. Langkah ini dinilai strategis mengingat kampus merupakan wadah pencetak generasi muda pemimpin masa depan yang memiliki tanggung jawab besar terhadap kelangsungan bangsa.
“Kami berharap Kuningan bisa menjadi teladan bagaimana pemilihnya cerdas dan berintegritas, dengan indikator utama semakin terkikisnya praktik politik uang,” sebut politisi senior Partai Golkar ini. (NARS)
