KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan mendukung pengolahan limbah kotoran sapi (kohe) menjadi pupuk organik melalui operasional pabrik di Desa Cihideunghilir, Kecamatan Cidahu. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, meninjau langsung lokasi pabrik pada Sabtu (14/6/2025), bersama sejumlah pejabat dinas terkait.


Pabrik yang dikelola PT Berkah Lumintu Sejati ini ditunjuk Pupuk Indonesia Group untuk memproduksi pupuk organik bersubsidi jenis Petroganik. Bahan baku berasal dari kohe sapi milik peternak lokal.
- Kunci Ketinggalan, 50 Menit Damkar Kuningan Berjibaku Buka Pintu Mobil Warga
- Bukan Sekadar Tempat Healing, Desa EKI Situ Cipanten Bakal Bikin Warga Makin Cuan!
- Cegah Longsor dan Banjir, Istri Prajurit ‘Serbu’ Kebun Raya Kuningan untuk Investasi Ekologis
- Tiket Asian Para Games 2026 Aman, Lifter Hilman Buka Jalan ke Nagoya Jepang
- Lawan Fluktuasi Harga Pasar, Emak-Emak Kuningan Sulap Pekarangan Jadi ‘Supermarket’ Hidup
“Ini menjadi solusi konkrit untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah ternak. Kami berharap upaya ini juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan peternak.” ungkap Bupati Dian.
Direktur PT Berkah Lumintu Sejati, Ari Bowo Sumarno, menyebut bahwa potensi limbah ternak di Kuningan sangat besar, namun belum dimanfaatkan maksimal.
Menurutnya, pengolahan ini dapat menjawab kebutuhan pupuk organik berkualitas dengan pasokan yang lebih stabil.Pemkab Kuningan juga tengah menyiapkan fasilitas serupa di Kecamatan Cigugur yang akan segera diluncurkan. Ke depannya, program ini diharapkan menjadi model pemanfaatan limbah berkelanjutan yang bisa diterapkan di wilayah lain. (NARS)
























