KUNINGAN – Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) menggelar Serbuan Teritorial di wilayah Kodim 0615/Kuningan yang secara resmi dibuka dengan upacara di Lapangan Sepak Bola Desa Tundagan, Kecamatan Hantara pada Rabu (27/8/2025). Kegiatan ini merupakan program lintas sektoral yang bertujuan untuk mengatasi kesulitan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat sebagai modal utama pembangunan.
- Punya Potensi Puluhan Ribu Anggota, Pengurus IKA STEMGA Kuningan Resmi Dilantik di Pendopo
- Akui Fasilitas Sekolah Belum Merata, Bupati Kuningan Sampaikan Pesan Ini di Hardiknas 2026
- Akhirnya Terjawab, Kisruh Dana Taspen PPPK Guru Kuningan Telah Diselesaikan Disdikbud
- Mayday 2026: KSPSI Kuningan Desak Buruh Berani Lapor Praktik Upah di Bawah Standar
- Refleksi Milad Ke-94 Pemuda Muhammadiyah untuk indonesia jaya
“TNI lahir dan dibesarkan oleh rakyat. Kekuatan inilah yang membedakan TNI dengan tentara di negara lain. Kecintaan kepada tanah air, kecintaan kepada negara, hendaknya kita wujudkan dengan kecintaan kepada rakyat,” ujar Bupati Dian.
Lebih lanjut, Bupati Dian menyatakan bahwa program yang diinisiasi oleh Korem 063/SGJ ini adalah bentuk pengabdian nyata untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di Desa Tundagan, Kecamatan Hantara. Ia yakin program ini akan memberikan manfaat besar bagi warga.
Sementara itu, Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, menjelaskan bahwa Serbuan Teritorial ini akan dilaksanakan mulai 27 Agustus hingga 25 September 2025.


Kegiatan ini tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Kuningan dengan sasaran fisik dan nonfisik yang didasarkan pada kebutuhan masyarakat.
Serbuan Teritorial TNI ini memiliki fokus pada pembangunan infrastruktur, seperti rehabilitasi 40 unit rumah tidak layak huni, perbaikan 8 unit jembatan, pipanisasi di 2 titik, dan semenisasi atau rabat beton.
Selain itu, kegiatan nonfisik yang akan dilakukan mencakup peningkatan ketahanan pangan, konservasi lingkungan, penyuluhan, dan pelayanan kesehatan gratis.
Sebagai simbol dimulainya kegiatan, Danrem 063/SGJ dan Bupati Kuningan secara simbolis menyerahkan bantuan sosial, termasuk 25 paket sembako untuk masyarakat tidak mampu dan lansia di Desa Tundagan. Penyerahan bantuan ini dilanjutkan dengan peninjauan lokasi sasaran program.
Upacara pembukaan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, perwakilan dari Kodam III/Siliwangi, serta berbagai kepala dinas dan unsur muspika setempat. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat mempercepat akselerasi pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan rakyat. (Nars)























