KUNINGAN – Teka-teki mengenai polemik Dana Taspen PPPK Guru di Kabupaten Kuningan akhirnya menemui titik terang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat memastikan bahwa persoalan yang sempat memicu keresahan ratusan tenaga pendidik tersebut kini telah dituntaskan secara menyeluruh melalui serangkaian langkah konkret.
Isu seputar nasib Dana Taspen PPPK Guru ini sebelumnya menjadi sorotan tajam di berbagai kalangan. Kesimpangsiuran informasi dan dugaan keterlambatan pembayaran membuat ratusan guru merasa resah akan jaminan hari tua mereka. Merespons desakan publik, pihak dinas langsung mengeksekusi penyelesaian administrasi iuran tersebut agar tidak berlarut-larut.
- Kisah Haru Silvi, Siswi SMKN 1 Luragung dari Desa Relokasi yang Gigih Sekolah Meski Pakai Seragam Bekas SMP
- Hadapi Kemarau Ekstrem, Petani Kuningan Diimbau Alihkan Pola Tanam
- Takut Aib Terbongkar, Ibu Muda di Kuningan Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap ke Sekitar Aliran Sungai
- Eksploitasi Anak dalam Promosi Vape, Komdigi Beri Ultimatum Tiga Hari untuk YouTube
- Transformasi Pertanian Kuningan: Inovasi Traktor AI, Perluasan Lahan 5.671 Hektare, hingga Eksplorasi Komoditas Baru
Kepala Disdikbud Kabupaten Kuningan, Elon Carlan, menyebutkan hak-hak para tenaga pendidik merupakan prioritas utama pemerintah daerah yang tidak boleh diabaikan.
“Kami pastikan urusan pembayaran iuran Taspen untuk seluruh guru PPPK sudah tuntas dan diselesaikan secara administratif. Jadi, kawan-kawan pendidik tidak perlu lagi merasa resah atau khawatir mengenai jaminan perlindungan dan hari tua mereka,” ungkap Elon saat memberikan keterangan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah cepat ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab institusi agar polemik Dana Taspen PPPK Guru tidak terus berkembang menjadi bola liar yang berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.
“Ini adalah bentuk komitmen nyata kami. Alih-alih membiarkan masalah ini menjadi polemik berkepanjangan, kami langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengambil tindakan terukur untuk menyelesaikan tunggakan tersebut. Kami ingin para guru kembali fokus pada tugas utamanya, yakni mengajar tanpa beban pikiran,” tambahnya.
Tuntasnya kisruh Dana Taspen PPPK Guru ini disambut positif oleh banyak pihak dan diharapkan mampu meredam tensi sosial yang sempat memanas. Dengan adanya kepastian penyelesaian dari pemerintah, ratusan guru di Kabupaten Kuningan kini dapat kembali bernapas lega dan menjalankan tugas pengabdiannya di sekolah masing-masing dengan tenang. (Nars)












