KUNINGAN – Sinergi yang kuat antara aparat kewilayahan dan masyarakat sipil kembali terekam dalam program Karya Bakti Kodim 0615/ Kuningan yang digelar di Blok Pamugaran, Dusun Ciawitali, Desa Cimenga.
Tidak kurang dari 15 prajurit dari Koramil 1502/Kadugede turun langsung bahu-membahu bersama puluhan warga setempat untuk mengebut pengerjaan rehabilitasi sarana ibadah sekaligus pembukaan akses jalan desa yang baru.
- Dari Reserse Hingga Berantas Narkoba: Menakar Rekam Jejak Kapolres Baru Kuningan AKBP Bellen Anggara
- Seorang Warganya Cetak Juara Umum di Tengah Keterbatasan, Kades Cikaso Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat Inisiatif Presiden Prabowo
- Sah! Disambut Pedang Pora, AKBP Bellen Anggara Pratama Bawa Misi Pelayanan Humanis di Polres Kuningan
- Pohon Beringin Raksasa Ratusan Tahun di Pemakaman Sindangsari Terbakar, Warga Sempat Kewalahan
- Prank Laporan Kebakaran Rugikan Tim Damkar Kuningan, Andri Arga: Kita Sedang Siaga Musim Kemarau, Jangan Iseng!
Komandan Koramil 1502/Kadugede, Kapten Armed Hambali, yang turun memimpin operasi sosial ini menjelaskan bahwa pengerjaan infrastruktur tersebut merupakan agenda utama dari Karya Bakti Satkowil Semester I Tahun 2026 di bawah komando Kodim 0615/Kuningan.
“Sentuhan fisik di lingkungan RT 9 RW 2 ini dikonsep dengan skema padat karya yang mengandalkan partisipasi aktif masyarakat. Keterlibatan sekitar 30 warga lokaI membuktikan bahwa pembangunan ini digerakkan langsung oleh akar rumput demi menjawab persoalan fasilitas publik di wilayah ini,” terang Kapten Arm. Hambali, Kamis (30/4/2026).


Mengingat urgensi pemanfaatan fasilitas tersebut, proyek kolaboratif ini dipacu dengan target waktu penyelesaian yang cukup singkat, yakni hanya dalam waktu dua hari berturut-turut.
Danramil Hambali menaruh harapan agar cuaca dan kondisi di lapangan tetap bersahabat sehingga seluruh target fisik dapat rampung tanpa kendala berarti.
Lebih dari sekadar pemenuhan program teritorial militer, kehadiran prajurit di tengah permukiman Desa Cimenga ini diharapkan mampu memecah kebuntuan aksesibilitas warga, menghidupkan kembali roh gotong royong, dan memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar. (Ulfa)













