

KUNINGAN – Seminar Bulan Bahasa Internasional 2025 akan digelar pada 27 Oktober 2025 dengan mengangkat tema “Mengajar dan Meneliti Bahasa Indonesia di Mancanegara”.
Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi bagi para pemangku kepentingan untuk memaksimalkan potensi Bahasa Indonesia yang kini semakin diakui di dunia internasional.
- Wahana Ajaib Lolos Dramatis ke Final U-18 dan Bidik Tiket Kejuaraan Nasional U-19
- Erupsi Anak Krakatau Meluas, Empat Bandara Ditutup Sementara dan Pesisir Selat Sunda Dipastikan Aman
- Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata Lewat 200 Becak Listrik Karya Anak Bangsa
- Antisipasi Kebakaran dan Pulihkan Ekosistem, Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Mulai Besok
- Cipakem Charity Ride 2026 jadi Ajang Patroli Bersama Cegah Karhutla di Kawasan Perhutani
Mendalami Pengalaman Global dari Vietnam
Seminar ini secara khusus menghadirkan dua narasumber internasional dari Vietnam. Mereka adalah Tôn Thị Thùy Trang dari University of Social Sciences and Humanities (USSH) dan Huỳnh Hoàng Vân Anh dari Phuong Nam Education.
Para narasumber akan berbagi pengalaman tentang dinamika pengajaran dan penelitian Bahasa Indonesia di Vietnam. Melalui paparan mereka, peserta diharapkan dapat memahami bagaimana pelajar asing melihat bahasa Indonesia tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai gerbang untuk memahami kebudayaan dan nilai-nilai bangsa.
Tantangan BIPA dan Visi Bahasa Dunia
Bahasa Indonesia, yang merupakan jantung kebudayaan bangsa dan simbol identitas nasional, kini telah diajarkan di lebih dari 50 negara dan diminati oleh ribuan pelajar asing setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bahasa komunikasi dan ilmu pengetahuan internasional.


Seminar ini akan mengajak peserta menelusuri tantangan dan peluang dalam internasionalisasi bahasa, khususnya terkait pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), yang memerlukan pendekatan adaptif dan inovatif.
Di sisi lain, penelitian tentang Bahasa Indonesia di luar negeri membuka cakrawala baru mengenai persebaran budaya dan diplomasi pendidikan yang berkelanjutan.
Panggilan Kolaborasi
Penyelenggara berharap seminar ini menjadi “laboratorium gagasan” untuk merancang masa depan Bahasa Indonesia di tingkat dunia. Potensi Bahasa Indonesia untuk berkembang hanya akan terwujud bila seluruh pihak bersinergi:
– Pemerintah melalui kebijakan kebahasaan yang visioner.
– Lembaga pendidikan melalui inovasi pembelajaran.
– Masyarakat melalui kebanggaan dan kecintaan terhadap bahasa sendiri.
Masyarakat umum, guru, dosen, peneliti, dan pemerhati bahasa diundang untuk bergabung dalam Seminar Bulan Bahasa Internasional 2025 ini sebagai langkah konkret memperluas pengaruh Bahasa Indonesia di kancah global. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui Instagram @himapbsi\_uniku. (Nars)



