

KUNINGAN — Tim Sepakbola Kecamatan Garawangi sukses memastikan satu tempat di babak perempat final (8 besar) ajang bergengsi Bupati Cup 2026. Tiket ini diraih usai menumbangkan perlawanan sengit Tim Kecamatan Sindangagung lewat drama adu penalti dengan skor total 5-4, setelah kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Pertandingan penentuan yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Ciawilor, Kecamatan Ciawigebang pada Ahad (9/8/2026) ini menyajikan duel bertensi tinggi. Kedua tim tampil ngotot demi menjaga asa di turnamen tahunan ini.
- Miniatur Lembur Pakuan KDM Hadir di Kuningan, Warga Jagara Sulap Gerbang Desa dengan Nuansa Tradisional
- Dramatis! Menang Adu Penalti Atas Sindangagung, Garawangi Segel Tiket 8 Besar Bupati Cup 2026
- Geliat Ekonomi Kreatif di Pesona Sunset Sore Taman Desa Jagara Kuningan
- Sensasi Kopi Embun Senja Berwarna Merah Putih Ramaikan Perayaan Kemerdekaan di Glamping Embun Sangga Langit Kuningan
- Sawah Lope Kuningan Manjakan Wisatawan dengan Waterboom Mini, Main Air Sepuasnya Cuma Rp 5 Ribu
Sejak kick-off babak pertama dibunyikan, pertandingan langsung berjalan dalam tempo cepat. Sindangagung mengambil inisiatif serangan lebih awal dan berhasil mengejutkan barisan pertahanan lawan dengan mencetak keunggulan lebih dulu.
Skor untuk Sindangagung membuat tempo permainan semakin memanas. Jual beli serangan tak terhindarkan dari kedua kubu, namun disiplinnya lini belakang membuat kedudukan tersebut bertahan hingga waktu turun minum.
Memasuki babak kedua, Garawangi yang tertinggal satu gol mencoba merespons cepat. Dukungan moral yang masif dari ratusan suporter Garawangi yang memadati pinggir lapangan Ciawilor menjadi pemain ke-12 yang membakar semangat juang tim.
Berbekal mental pantang menyerah, tekanan demi tekanan terus dilancarkan. Kesabaran skuad Garawangi akhirnya berbuah manis di menit-menit krusial penghujung laga.
Adalah Rifa, pahlawan Garawangi yang sukses mencatatkan namanya di papan skor. Pemain lincah ini dengan cerdik memanfaatkan kelengahan kiper Sindangagung yang terlampau maju meninggalkan sarangnya. Lewat tusukan tajam ke area pertahanan lawan, Rifa melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dijangkau, mengubah papan skor menjadi 1-1.
Kedudukan imbang ini terus bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal, sehingga pemenang harus ditentukan lewat babak tos-tosan atau adu penalti.
Pada babak adu penalti, ketegangan menyelimuti Lapangan Ciawilor. Eksekutor Garawangi menunjukkan mentalitas baja di bawah tekanan. Fahmi yang maju sebagai algojo pertama sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, disusul oleh Lace yang turut menyarangkan bola ke dalam gawang. Kendati penendang ketiga, Febri, sempat menemui kegagalan, Fagil dan Rifa yang turun sebagai eksekutor berikutnya berhasil menebusnya dengan gol yang gemilang.
Secara keseluruhan, Garawangi sukses menyarangkan empat gol dari titik putih.
Di kubu lawan, tekanan justru berbalik membebani. Petaka bagi Sindangagung datang saat algojo terakhir mereka yang maju sebagai penentu gagal menjalankan tugas. Tembakannya yang cenderung lemah dan kurang terarah dengan mudah terbaca oleh penjaga gawang Garawangi, sekaligus menyudahi babak adu penalti dengan kemenangan bagi kubu Garawangi.
Berkat kemenangan dramatis yang memacu adrenalin ini, Tim Sepakbola Kecamatan Garawangi berhak melenggang ke babak 8 besar Bupati Cup 2026. Laga perempat final tersebut dijadwalkan akan digelar di panggung yang lebih megah, yakni Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan yang rencananya akan digelar tanggal 22 Agustus mendatang.
Kemenangan ini tentu menjadi modal berharga sekaligus suntikan motivasi bagi skuad Garawangi untuk terus melaju dan merebut gelar juara tahun ini. (Nars)



