

KUNINGAN — PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kuningan terpaksa memberlakukan manajemen beban atau pemadaman listrik secara terbatas di sejumlah wilayah pada Kamis (18/6/2026). Langkah darurat ini diambil menyusul adanya kendala teknis operasional pada pembangkit listrik yang mengakibatkan menurunnya kapasitas suplai energi.
Perwakilan PT PLN ULP Kuningan, Nasuha, menjelaskan bahwa pemadaman terbatas tersebut diestimasi akan berlangsung selama tiga jam, yakni mulai pukul 16.00 hingga 19.00 WIB.
- Identitas Terungkap Lewat KTP, Keluarga Korban Penemuan Kerangka di Kuningan Tolak Otopsi
- Komitmen Bantu Rakyat, DPD PAN Kuningan Luncurkan Empat Program Terobosan
- Geger! Warga Temukan Kerangka Manusia di Sukamukti Kuningan, Ada KTP Diduga Warga Sidamulya
- Ratusan Warga Padati Kodim Kuningan, Berobat dan Khitanan Gratis di HUT ke-81 TNI
- Dari Jet Shooter Antisipasi Karhutla hingga Trash Barrier, Tina Wiryawati Berdayakan Laskar Gerindra Bantu Warga
“Sehubungan dengan adanya penurunan kapasitas suplai listrik akibat kendala teknis di pembangkit, kami harus melakukan manajemen beban secara terbatas. Langkah ini merupakan upaya mitigasi untuk tetap menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan kita secara keseluruhan,” ujar Nasuha dalam pengumuman yang tersiar Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan data dari PLN, adapun sejumlah wilayah yang terdampak pemadaman sementara pada sore hari ini meliputi: Desa Kertayasa, Desa Muncangela, Desa Ciomas, Desa Geresik, sebagian wilayah Ciawigebang, Panyosogan dan Cihideung.
Lebih lanjut, Nasuha memastikan bahwa petugas PLN di lapangan tengah bekerja keras untuk mengatasi kendala operasional tersebut. Pihaknya juga terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait guna memastikan proses penanganan berjalan optimal.
“Kami berupaya semaksimal mungkin agar keandalan pasokan listrik dapat segera terjaga kembali. Mewakili pihak PLN, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tutup Nasuha. (Nars)



