

KUNINGAN – Menjelang agenda Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan bergulir pada 5 April 2026 mendatang, jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan mulai merapatkan barisan. Berbeda dari perhelatan sebelumnya, mekanisme penentuan ketua dan susunan kepengurusan baru kini mutlak menjadi kewenangan penuh Dewan Pengurus Pusat (DPP).
Penegasan tersebut disampaikan oleh Ketua DPC PKB Kuningan, Ujang Kosasih, usai memimpin Rapat Pleno di Sekretariat DPC PKB Kuningan, Sabtu (14/3/2026). Pleno kali ini secara khusus membahas persiapan teknis serta pembentukan panitia pelaksana Muscab.
- Isu Geothermal Gunung Ciremai Mencuat Lagi, Ketua Fraksi PDIP Kuningan Sentil Pemda Tak Punya Sikap Jelas
- Ratusan Hektare Hutan Subang Ditanami Kopi Ilegal, Rana Suparman Desak Penyelamatan Gunung Kendeng
- Klarifikasi Sanksi RS Permata, DLH Kuningan: Uang Masuk Negara
- Perjuangan Tanpa Henti Tim Gabungan Padamkan Karhutla Kuningan, Melawan Angin dan Bara di Lereng Ciremai
- Bantah Tak Hormati DPRD, Wabup Kuningan Sebut Kepala SKPD Absen Paripurna karena Kawal “Bupati Saba Lembur”
Ujang menjelaskan, sistem pergantian tampuk kepemimpinan partai di tingkat cabang saat ini mengalami perubahan. Pengurus daerah hanya diberikan ruang untuk menjaring dan menyusun daftar nama kader potensial yang akan mengisi kursi Dewan Syuro maupun Dewan Tanfidz.
“Daftar nama itu kemudian kita sampaikan kepada DPP melalui DPW PKB Jawa Barat. Nanti akan ditindaklanjuti oleh pusat. Mungkin saja beberapa nama akan dipanggil oleh DPP untuk mengikuti fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) terkait jabatan Ketua Syuro, Ketua Tanfidz, dan jajaran lainnya,” beber Ujang kepada awak media.
Terkait siapa figur yang nantinya mendapat mandat memimpin partai, Ujang menjamin seluruh kader akan tegak lurus pada keputusan Jakarta. Pihaknya tidak mempermasalahkan siapapun yang ditunjuk, selama prosesnya sesuai prosedur partai.”Siapapun yang akan diberikan kepercayaan oleh DPP nantinya, kita insyaallah solid untuk membesarkan dan memenangkan PKB di Kuningan,” tegasnya.
Selain membahas peralihan kepengurusan, Rapat Pleno juga telah menyepakati jajaran kepanitiaan Muscab yang digawangi oleh sejumlah nama seperti Rian Ahmad Fauzi, Isma Widatono, Robi Herdiansyah, dan Aras. Mereka ditugaskan untuk segera menyusun kerangka teknis perhelatan.
Terkait lokasi Muscab, Ujang menyebut adanya aspirasi dari para tokoh agama agar agenda lima tahunan ini diselenggarakan di lingkungan institusi pendidikan agama.



