Berita Utama Finansial Kuningan Pemerintahan

Setahun Memimpin di Tengah Fiskal Terseok, Duet Dian-Tuti Sukses Bikin Ekonomi Kuningan Melesat Tertinggi se-Pulau Jawa

KUNINGAN – Satu tahun kepemimpinan pasangan Bupati Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Tuti Andriani di Kabupaten Kuningan disebutkan telah membuat pertumbuhan ekonomi Kuningan yang melesat tercepat di Pulau Jawa.

Setahun ini bukan waktu yang lama, namun cukup bagi pasangan Dian-Tuti untuk membuktikan taji mereka. Mewarisi kondisi fiskal daerah yang sempat “batuk-batuk” akibat beban tunda bayar, pasangan ini justru berhasil membalikkan keadaan dengan capaian yang mengejutkan.

Kepemimpinan keduanya membawa ekonomi Kuningan tumbuh meroket hingga 10,42 persen pada Triwulan II 2025.

Dalam acara Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan yang digelar Senin (16/2/2026) malam, Bupati Dian menjelaskan visi “Kuningan Melesat” (Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh) bukan sekadar permainan kata. Di balik layar, pemerintahannya bekerja dalam senyap melakukan penyehatan anggaran dan reformasi birokrasi.

“Kami memulai pemerintahan ini di tengah keterbatasan fiskal yang luar biasa dan beban tunda bayar. Tapi, kami memilih untuk tidak mengeluh. Fokus kami satu: hadirkan kebijakan yang berdampak langsung ke perut dan saku masyarakat,” ujar Dian tegas.

Penentuan Posisi! 3 Calon Ketua DPC PKB Kuningan Jalani UKK Hari Ini

Hasil dari strategi “ikat pinggang” dan efisiensi anggaran tersebut mulai terlihat nyata. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan angka kemiskinan yang signifikan, dari 11,88% pada 2024 menjadi 10,74% di Maret 2025.

Penurunan digit kemiskinan ini menjadi bukti bahwa program perlindungan sosial yang digulirkan tepat sasaran.

Tak hanya itu, janji kampanye untuk membuka lapangan kerja pun ditunaikan dengan agresif. Dalam 100 hari kerja pertama saja, lebih dari 13.000 lowongan pekerjaan dibuka, menyerap ribuan tenaga kerja lokal dan menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) secara drastis.Kunci dari “ledakan” ekonomi ini, menurut Dian, adalah karpet merah yang digelar untuk investasi dan penguatan UMKM.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi dunia usaha. Ketika investasi masuk dan UMKM berdaya, di situlah lapangan kerja tercipta dan daya beli masyarakat meningkat,” tambahnya.

Kinerja moncer ini pun tak luput dari pengakuan pihak luar. Sepanjang 2024-2025, Pemkab Kuningan memborong berbagai penghargaan bergengsi, mulai dari Outstanding Educational Achievement dari CNN Indonesia Awards hingga Juara Umum PESTA TANI Jawa Barat.

Tega Buang Anak ke Sungai, Pelarian Janda Muda di Kuningan Berakhir Diamankan Polisi

Kini, menatap tahun-tahun berikutnya, optimisme publik kian tebal. Duet Dian-Tuti telah meletakkan fondasi yang kuat, membuktikan bahwa dengan nakhoda yang tepat, Kuningan tak hanya bisa bangkit, tapi benar-benar melesat. (Nars)

× Advertisement
× Advertisement