KUNINGAN – Di saat banyak organisasi atau instansi berlomba menebar bantuan ke luar selama bulan puasa, Ikatan Istri Anggota DPRD (IKIAD) Kabupaten Kuningan justru mengambil langkah strategis yang berbeda. Di bawah komando Ketua IKIAD Kuningan, Indah Nuraliah, para istri wakil rakyat ini memilih untuk memastikan kesejahteraan ‘orang dalam’ alias para pegawai di lingkungan internal Sekretariat DPRD terlebih dahulu.
Langkah ini diwujudkan lewat pembagian 100 paket sembako yang disasarkan khusus bagi karyawan di gedung dewan. Indah Nuraliah membeberkan, keputusan memprioritaskan lingkungan internal ini berlandaskan pada filosofi dan anjuran agama.
- Tingkatkan Taraf Ekonomi Desa, Wabup Kuningan Dorong Inovasi Olahan Buah Kesemek di Gunung Sirah
- Sensasi Bersantap Romantis di Bawah Gemerlap “City Light”, The Icon Kuningan Rilis Paket “Love in the Sky Dining”
- PNM Tanam 29.000 Pohon, Perluas Pemberdayaan dari Sandang hingga Lingkungan
- Refleksi Hari Lahir Pancasila, Uha Juhana Ungkap Pragmatisme Politik dan Pentingnya Kepemimpinan Ideologis
- Lirik Potensi Silat, Tina Wiryawati Dorong Budaya Sunda Dikemas Sekreatif ‘Drakor dan Dracin”
“Jadi kita merasa peduli dengan internal sendiri. Agama pun menyarankan untuk lebih peduli dengan orang yang terdekat dulu. Makanya, kegiatan (sosial) kita ini khusus di lingkungan DPRD saja,” tegas Indah Nuraliah.
Selain pembagian sembako, momen penuh keberkahan ini juga diisi dengan kegiatan siraman rohani (tausiyah) yang disampaikan oleh Siti Mahmudah. Menariknya, seluruh rangkaian acara sosial ini dieksekusi secara mandiri dengan melibatkan langsung para anggota IKIAD sebagai panitia pelaksananya.
Lebih jauh, Indah mengungkapkan bahwa momentum Ramadhan bukan sekadar wadah untuk meningkatkan kualitas ibadah pribadi, melainkan sarana konsolidasi yang sangat efektif bagi para istri wakil rakyat. Jika di bulan-bulan biasa mereka memiliki agenda rutin bulanan, intensitas pertemuan di bulan puasa ini ditingkatkan secara signifikan.
Pertemuan yang intens tersebut, lanjut Indah, bukan sebatas ajang kumpul-kumpul biasa. Ada misi sosial yang tengah dibangun oleh IKIAD Kuningan.”Ternyata memang betul, silaturahmi itu adalah alat yang paling optimal untuk membuat kita lebih erat lagi. Dari pertemuan ini, kita jadi lebih peka dan tahu persis apa-apa saja yang sebenarnya dibutuhkan, sehingga ke depannya bisa kita berikan untuk masyarakat luas,” paparnya.
Meski fokus pada kegiatan sosial internal, IKIAD Kuningan tak menutup mata terhadap dinamika politik dan gelombang demonstrasi yang belakangan kerap menghantam gedung wakil rakyat. Sebagai istri, Indah menyadari betul beratnya beban moral yang dipikul para suami mereka dalam menghadapi tekanan dan kritikan publik.
Untuk itu, ia mengirimkan pesan moril yang tegas agar para anggota DPRD Kabupaten Kuningan tetap tangguh bekerja melayani rakyat.
“Sebagai istri, saya berharap suami saya selalu sehat dan strong (kuat) menghadapi berbagai kritikan. Kalau melihat pemberitaan, bagus tidaknya sosok anggota dewan itu tetap saja (terlihat) ada kurangnya di mata pihak lain,” ungkap Indah.
Di penghujung pesannya, ia menaruh harapan besar agar seluruh anggota DPRD mampu menjawab kritikan tersebut dengan kinerja nyata. “Semoga anggota dewan semuanya bisa segera menyelesaikan semua permasalahan yang ada di masyarakat, itu saja,” tandasnya. (Nars)













