

KUNINGAN — Inkubator Bisnis Kewirausahaan Universitas Kuningan tembus peringkat tertinggi. IBK UNIKU ditetapkan Kementerian UMKM RI sebagai salah satu dari 17 inkubator dengan predikat “Peringkat A” se-Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung Menteri UMKM Maman Abdurahman, bersama Wakil Menteri dan Deputi Bidang Kewirausahaan, di Exhibition Hall SMESCO Indonesia Jakarta, Senin 29/6/2026.
Turut hadir Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, utusan khusus presiden, serta perwakilan 16 inkubator lain.”Alhamdulillah UNIKU lewat IBK dapat peringkat A dari Kementerian UMKM. Ini bukti kepercayaan pemerintah ke kami,” kata Rektor UNIKU Dr. Anna Fitri Hindriana, didampingi Direktur IBK UNIKU sekaligus Kepala KP2K Dr. Neni Nurhayati.
- Target Padam Jelang Kemerdekaan, Kapan Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan Berakhir?
- Imbas Kebakaran TPSA Kuningan, Pelayanan Sampah Terpaksa Dibatasi, Kadis LH Imbau Begini
- Hari Keempat, Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan Belum Padam, Petugas Terkepung Asap Tebal
- PMI Kabupaten Kuningan Kerahkan Bantuan Air Bersih ke Lokasi Kebakaran TPSA Ciniru
- Dapur Umum BPBD di TPSA Ciniru Kuningan Beroperasi Dukung Logistik Ratusan Personel
Anna menyebut seleksi dimulai dari 738 inkubator di seluruh Indonesia. Tahap administrasi menyaring 128 lembaga. “Setelah lolos dokumen, kami ikut verifikasi lapangan. Hasilnya IBK UNIKU masuk 17 inkubator yang dapat peringkat A,” ujarnya.
Kegiatan itu bagian dari Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro dalam rangkaian Hari UMKM.Daftar lengkap 17 inkubator peringkat A diisi nama besar seperti LPA2I IPB, Inkubator Bisnis UI, The Greater Hub ITB, Parahyangan Incubator Unpar, hingga Inkubator Amikom Yogyakarta. UNIKU satu-satunya kampus di Cirebon Raya yang masuk daftar.
Anna berharap predikat ini jadi dorongan IBK UNIKU berbenah. “Harus terus meningkatkan kualitas. Intinya memberi manfaat ke mahasiswa dan masyarakat,” ucapnya. IBK UNIKU selama ini fokus mendampingi mahasiswa dan pelaku usaha pemula merintis bisnis, dari tahap ide sampai siap pasar. (Nars)



