KUNINGAN — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kuningan sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak yang melibatkan 32 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat kecamatan. Agenda strategis partai ini dilangsungkan di Sekretariat DPD PAN Kuningan, Senin (29/6/2026).
Ketua DPD PAN Kuningan, Udin Kusnedi, menyampaikan, pelaksanaan Muscab yang beragendakan pemilihan Ketua DPC ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Menariknya, proses penentuan formatur dalam Muscab kali ini dipimpin langsung oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat yang diwakili oleh Sekretaris POK, Dani Mardani.
- IBK UNIKU Masuk 17 Besar Inkubator Peringkat A Versi Kementerian UMKM
- Muscab PAN Kuningan: Incar 3 Besar Nasional, Udin Kusnedi Sebut 60 Persen Pengurus Diisi Wajah Baru
- DPRD Jabar Godok Raperda Lingkungan Hidup, Toto: Kuningan Bisa Buka Ruang Industri tapi Harus Ramah Lingkungan
- LSM Frontal Soroti Dugaan Monopoli Proyek APBD Kuningan, Eks Ajudan Dilaporkan ke Polisi
- Tekuk Persigar Garut 2-0, Pesik Kuningan Puncaki Klasemen Sementara Grup A Babak 8 Besar
“Alhamdulillah, Muscab ini berjalan dengan baik dan lancar. Kader-kader juga sangat semangat dan antusiasnya luar biasa untuk kemenangan PAN ke depan,” ujar Udin Kusnedi usai acara.
Terkait persiapan Pemilu mendatang, Udin menegaskan bahwa instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sudah sangat jelas. Seluruh kader diinstruksikan untuk turun langsung dan hadir di tengah-tengah masyarakat melalui berbagai program yang telah disiapkan.
Instruksi utama yang ditekankan kepada seluruh ketua formatur adalah membawa PAN meraih posisi tiga besar secara nasional.”Ketua umum kita sudah memberikan ramuan yang luar biasa. Instruksinya jelas kepada para ketua: PAN masuk 3 besar. Pokoknya 3 besar untuk nasional,” ujar Udin.
Udin juga menjelaskan mekanisme pemilihan Ketua DPC yang menggunakan sistem formatur. Berbeda dengan mekanisme sebelumnya, ketua formatur yang secara otomatis menjadi calon Ketua DPC tidak ditentukan oleh DPD, melainkan langsung oleh DPW.
Antusiasme masyarakat Kuningan untuk bergabung dengan partai berlambang matahari ini terbilang sangat tinggi. Hal ini terlihat dari membeludaknya pendaftar calon formatur di hampir setiap kecamatan.
“Hari ini banyak sekali yang mendaftar. Hampir setiap kecamatan ada 5 sampai 10 orang, tapi kita dibatasi oleh DPW maksimal 4. Ini artinya PAN sudah bergairah kembali. Hidup sampai ke akar rumput,” jelas Udin.
Ia mengungkapkan fenomena menarik dalam kepengurusan kali ini, di mana lebih dari separuh pendaftar merupakan figur-figur baru di kancah perpolitikan lokal Kuningan.”Hampir sekitar 50 sampai 60 persen itu wajah-wajah baru. Mereka memang antusias dan ingin berlabuh di Partai Amanat Nasional,” tambahnya.
Saat disinggung mengenai faktor atau manuver politik apa yang membuat PAN Kuningan memiliki daya tarik atau “magnet” politik yang begitu kuat hari ini, Udin memilih merendah dan menyerahkan penilaian tersebut kepada para kader baru.
“Yang bisa menjawab itu bukan saya, itu kan mereka. Yang jelas, mereka memutuskan untuk berlabuh karena ingin memberikan manfaat bagi masyarakat melalui partai politik di Partai Amanat Nasional,” sebutnya. (Nars)















