KUNINGAN – Rumah Tahfidz Qur’an Al-Mushlih yang terletak di RT 02 RW 01 Desa Jalaksana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, sukses menggelar kegiatan Tasmi Al-Qur’an pada Minggu (31/12/2024).
Acara ini menjadi penutup kegiatan tahunan sekaligus momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan santri dan masyarakat sekitar.
Sebanyak 12 peserta, termasuk Silfi, Tiara, Syahma, Azizah, Kiky, Izzi, Fadel, Hafid, Firdha, Najmi, Syafna, dan Agnes, memperdengarkan hafalan Al-Qur’an mereka.
- Sasar Pemilih Pemula, Bawaslu Kuningan Gandeng Forum OSIS dalam Pendidikan Pengawasan Partisipatif
- Bupati Kuningan Didesak Evaluasi Hasil Appraisal Tunjangan DPRD
- PLN ULP Kuningan Lakukan Pemadaman Terencana Lagi di Sejumlah Wilayah Hari Ini
- IBK UNIKU Masuk 17 Besar Inkubator Peringkat A Versi Kementerian UMKM
- Muscab PAN Kuningan: Incar 3 Besar Nasional, Udin Kusnedi Sebut 60 Persen Pengurus Diisi Wajah Baru
Salah satu peserta bahkan berhasil menyelesaikan tasmi hingga 5 juz, mencatatkan capaian tertinggi dalam acara ini.
Kegiatan ini dihadiri oleh para santri, orang tua, tokoh masyarakat, serta tim pengajar dan pembina Rumah Tahfidz Qur’an Al-Mushlih.
Dalam sambutannya, Deny Lukman Nugraha, M.Pd., selaku pembina, menyampaikan apresiasi terhadap semangat para peserta dan dukungan penuh dari masyarakat.


“Tasmi Al-Qur’an ini tidak hanya menjadi penutup tahun, tetapi juga merupakan ajang untuk memotivasi anak-anak agar semakin mencintai Al-Qur’an. Kami berharap semangat ini terus tumbuh, dan hafalan yang sudah dimiliki dapat terjaga melalui murojaah yang rutin,” ujar Deny.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata pentingnya peran Rumah Tahfidz dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari.
Acara yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Selain menjadi ajang menunjukkan kemampuan hafalan, kegiatan Tasmi Al-Qur’an ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, yang menjadi simbol harapan agar Rumah Tahfidz Qur’an Al-Mushlih terus berkembang dan melahirkan generasi yang cinta dan peduli pada nilai-nilai Al-Qur’an.
“Semoga di tahun-tahun mendatang, kita dapat melaksanakan lebih banyak kegiatan positif seperti ini, sehingga makin banyak anak-anak yang termotivasi untuk mendalami Al-Qur’an,” harap Deny.(nars)














