Doa Hari ke-24 Ramadan: Memohon Keridhaan dan Perlindungan dari Kemaksiatan
KUNINGAN – Ramadan telah memasuki hari ke-24, momen yang semakin mendekatkan umat Islam kepada puncak spiritual di bulan penuh berkah ini. Di fase akhir Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa dan ibadah guna meraih ridha Allah SWT serta terhindar dari segala bentuk kemaksiatan.
- 19 Tahun Mengabdi, Penyuluh KB Kuningan Fokus Berantas Stunting dan Cegah Pernikahan Dini
- Dukung Kebangkitan Ekonomi Petani, Rumah Tani Optimis Rumah Sayur PDAU Kuningan Mampu Serap Komoditas Lokal
- Wujudkan Ketahanan Pangan, Warga Mekarsari Sulap Dana Desa Jadi Irigasi Strategis Lewat Swakelola
- Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy Sebut Kritik Pers Ibarat ‘Jamu’: Kami Tidak Boleh Tipis Kuping
- Antisipasi Puncak Kemarau, Kuningan Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla dan Bakal Gelar Mitigasi
Salah satu doa yang dianjurkan pada hari ke-24 Ramadan adalah:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ فِيْهِ مَا يُرْضِيْكَ وَ أَعُوْذُ بِكَ مِمَّا يُؤْذِيْكَ وَ أَسْأَلُكَ التَّوْفِيْقَ فِيْهِ لأَنْ أُطِيْعَكَ وَ لاَ أَعْصِيَكَ يَا جَوَّادَ السَّائِلِيْنَ
Allâhumma innî asaluka fîhi mâ yurdhîka wa a’ûdzu bika mimmâ yu’dzîka wa asalukat taufîqa fîhi lian utî’aka wa lâ a’shîka yâ ajwadas sâilîn.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon pada-Mu di bulan yang suci ini segala sesuatu yang mendatangkan keridhaan-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari hal-hal yang mendatangkan murka-Mu. Aku juga memohon kepada-Mu kemampuan untuk mentaati-Mu serta menghindari kemaksiatan kepada-Mu. Wahai Pemberi segala permintaan.”
Makna dan Keutamaan Doa Hari ke-24 Ramadan
Doa ini mengandung makna mendalam tentang pentingnya mencari ridha Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan. Umat Islam diajak untuk senantiasa memohon perlindungan dari hal-hal yang bisa mendatangkan murka-Nya serta diberikan kekuatan untuk tetap taat dan menjauhi kemaksiatan.
Selain itu, doa ini juga mengingatkan bahwa Allah adalah Maha Pemurah kepada hamba-Nya yang meminta dengan penuh keikhlasan. Dengan berdoa dan beribadah secara khusyuk, umat Muslim berharap mendapatkan keberkahan serta ampunan di sisa hari Ramadan yang semakin mendekati malam-malam penuh kemuliaan, termasuk Lailatul Qadar.
Meningkatkan Amal Ibadah di Hari-Hari Terakhir Ramadan
Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah, seperti:
- Memperbanyak doa dan dzikir, terutama di waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir.
- Mengerjakan salat malam (qiyamul lail), termasuk salat tahajud dan witir.
- Bersedekah, karena bersedekah di bulan Ramadan memiliki keutamaan besar.
- Membaca dan mengkaji Al-Qur’an agar semakin mendekatkan diri kepada Allah.
- I’tikaf di masjid, jika memungkinkan, untuk lebih fokus dalam ibadah.
Dengan mengamalkan doa dan ibadah ini, diharapkan umat Muslim dapat menutup Ramadan dengan penuh keberkahan serta memperoleh ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
Kesimpulan
Hari ke-24 Ramadan menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Dengan memanjatkan doa, menjaga amal ibadah, serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan, umat Islam berharap mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga di sisa Ramadan ini, kita semua diberikan kekuatan untuk tetap istiqamah dalam menjalankan ibadah dan memperoleh keberkahan dari Allah SWT.
(Penulis: NARS)














