

JAKARTA – Laga big match sarat gengsi bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung berakhir dengan drama epik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). Skuad Macan Kemayoran sukses menaklukkan rival bebuyutannya dengan skor tipis 2-1 berkat gol penentu kemenangan yang tercipta secara dramatis di masa injury time.
Tampil di hadapan puluhan ribu pendukungnya, Persija langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal dan sukses mengurung pertahanan tim tamu.
- Gol Dramatis Ivan Mamut di Ujung Laga, Persija Tekuk Persib 2-1 di GBK
- Babak Pertama El Clasico Liga Premiere, Gol Jeremejeff Bawa Persija Unggul Sementara Atas Persib di GBK
- Pandangan Fraksi PPD DPRD Kuningan: Jangan Sampai APBD Sehat tapi Rakyat Sakit
- Soroti Target Pendapatan Tak “Melesat” di APBD Perubahan 2026, Fraksi PDI-P DPRD Kuningan Desak Evaluasi Kinerja Pemda
- Gerindra Soroti Pemangkasan Drastis Belanja Transfer Desa Rp168 Miliar di Perubahan APBD Kuningan 2026
Dominasi tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-41 lewat sontekan tajam Alexander Jeremejeff yang memanfaatkan umpan matang O. Kolinger, sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, adu taktik tingkat tinggi mulai diperagakan oleh kedua pelatih dari pinggir lapangan. Persib yang tertinggal langsung menyegarkan tim dengan memasukkan Kakang Rudianto di menit ke-46, yang kemudian direspons cerdik oleh Persija dengan memainkan Benjamin Dethan dan Pratama Arhan untuk memperkokoh sektor sayap.
- Gol Dramatis Ivan Mamut di Ujung Laga, Persija Tekuk Persib 2-1 di GBK
- Babak Pertama El Clasico Liga Premiere, Gol Jeremejeff Bawa Persija Unggul Sementara Atas Persib di GBK
- Pandangan Fraksi PPD DPRD Kuningan: Jangan Sampai APBD Sehat tapi Rakyat Sakit
- Soroti Target Pendapatan Tak “Melesat” di APBD Perubahan 2026, Fraksi PDI-P DPRD Kuningan Desak Evaluasi Kinerja Pemda
- Gerindra Soroti Pemangkasan Drastis Belanja Transfer Desa Rp168 Miliar di Perubahan APBD Kuningan 2026
Demi mengejar ketertinggalan, pelatih Persib mengambil keputusan berani dengan melakukan perombakan skema menjadi all-out attack pada menit ke-63. Tiga pemain yakni Luka Menalo, Dedi Kusnandar, dan bintang Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen, dimasukkan secara bersamaan yang membuat tensi pertandingan semakin memanas dengan keluarnya sejumlah kartu kuning.
Gempuran spartan Maung Bandung nyaris membuahkan gol penyeimbang pada menit ke-73 andai saja sundulan keras Luka Menalo yang menyambut operan Adam Alis tidak digagalkan oleh penyelamatan gemilang kiper Nadeo Argawinata. Sadar terus ditekan, Persija mencoba mengunci pertahanan pada menit ke-79 dengan memasukkan bek veteran Jordi Amat dan penyerang Ivan Mamut.
Upaya pantang menyerah Persib akhirnya terbayar lunas saat pertandingan memasuki menit ke-81. Memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti, Balsa Sekulic berhasil menyelinap dan menyambar umpan dari Luka Menalo dengan tendangan keras yang gagal dibendung Nadeo, mengubah kedudukan menjadi sama kuat 1-1.
Saat pertandingan sepertinya akan berakhir imbang usai Persib memasukkan Julio Cesar untuk mengamankan poin, sepak bola kembali menunjukkan magisnya di detik-detik akhir.
Pada menit ke-90+5, sundulan terarah Ivan Mamut mengoyak jala gawang Persib tanpa mampu dijangkau Teja Paku Alam, sekaligus memastikan kemenangan 2-1 bagi tuan rumah.Kemenangan krusial ini berdampak signifikan pada persaingan papan atas klasemen sementara Liga 1 musim 2026/2027.
Tambahan tiga angka ini membuat Persija menguntit ketat Madura United di posisi kedua dengan raihan 6 poin, sementara Persib Bandung harus rela merosot ke peringkat kelima lantaran tertahan dengan perolehan 3 poin. (NARS)



