KUNINGAN – Sebuah mobil jenis Toyota Calya dengan nomor polisi E 1747 VBR terperosok di halaman GOR Ewangga, kawasan Stadion Mashud Wisnu Saputra Kabupaten Kuningan, Senin pagi (28/4/2025). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat pengendara mobil, Diva Yuandika (26), warga Dusun Pahing RT 02 RW 05 Desa Kaduagung, Kecamatan Sindangagung, hendak membeli sarapan di sekitar lokasi.
- Soroti Ketimpangan Inklusi, DPR RI dan OJK Siapkan Mahasiswa Uniku Jadi Penggerak Ekonomi & UMKM
- Waspada Kejahatan Digital, Kepala OJK Cirebon Ingatkan Mahasiswa Kuningan Jaga Data Pribadi dan Melek Finansial
- Kick Off Bulan Literasi Keuangan OJK di Uniku, Bupati Ungkap Fakta Darurat Judol dan Pinjol di Kuningan Timur
- Tiga Hari Pencarian Nihil, Tim SAR Hentikan Sementara Susur Sungai dalam Kasus Hilangnya Parmo di Kuningan
- Borneo FC Mengintai Puncak Klasemen dengan Tabungan Laga, Misi Balas Dendam untuk Persita Digelar Malam Ini
“Menurut keterangan korban, mobil sempat diparkir dan rem tangan sudah terpasang. Namun saat korban sedang membalas pesan WhatsApp di dalam mobil, dalam waktu sekitar lima menit, kendaraan tiba-tiba meluncur dan terjun ke area bawah yang terdapat pohon palm,” ujar Andri.
Melihat kejadian itu, Ghana (49), warga Desa Cileuleuy, Kecamatan Cigugur, langsung melaporkan insiden tersebut ke UPT Damkar Kabupaten Kuningan pada pukul 08.50 WIB. Petugas bergerak cepat, berangkat dari markas pada pukul 09.05 WIB dan tiba di lokasi lima menit kemudian.


Evakuasi mobil dilakukan oleh enam anggota piket regu 3 menggunakan satu unit kendaraan rescue KR4 RR beserta peralatan lengkap. Proses penanganan turut dibantu oleh anggota Polsek Kuningan, Unit Laka Lantas Polres Kuningan, dan warga sekitar.
“Posisi mobil yang vertikal dan area evakuasi yang sempit menjadi tantangan utama dalam proses penarikan kendaraan. Meski begitu, evakuasi berhasil diselesaikan sekitar pukul 10.30 WIB,” tambah Andri.
Diperkirakan kerugian material akibat insiden ini mencapai Rp5 juta. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut.Andri juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan, terutama di area yang memiliki kemiringan.
“Pastikan rem tangan terpasang sempurna, matikan mesin, masukkan perseneling ke gigi satu untuk transmisi manual atau posisi ‘P’ untuk transmisi otomatis, serta gunakan ganjal pada roda agar kendaraan tidak bergerak,” imbaunya. (NARS)


















