
MAJALENGKA — Aksi solidaritas ditunjukkan oleh puluhan relawan bersama warga setempat dalam upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai. Di bawah komando H Nandar Juniar Arif S.Hut., Masyarakat Penduli Api (MPA) Paguyuban Silihwangi Majakuning, berjibaku tanpa kenal lelah sejak Rabu (21/10) malam hingga Kamis (22/10) sore hari untuk membendung laju si jago merah.
Dalam keterangannya, Ketua MPA Paguyuban Silihwangi Majakuning, Nandar Juniar Arif, mengungkapkan penanganan darurat ini telah dimulai sejak pukul 11.00 malam di wilayah Cibuntu dan terus berlanjut secara intensif hingga proses pelaporan.
- Berjibaku Bantu Padamkan Kebakaran Gunung Ciremai, Ini Strategi yang Dikerjakan MPA Paguyuban Silihwangi Majakuning
- Memperlakukan Alam Seperti Diri Sendiri, Pesan Ekologis Gubernur KDM Pasca Melihat Lokasi Kebakaran Gunung Ciremai
- Kebakaran Hutan di Lereng Gunung Ciremai Meluas, Pemkab Kuningan Gandeng Pemprov Jabar Kerahkan Helikopter Water Bombing
- Kebakaran Gunung Ciremai Meluas ke Gunung Dulang, Angin Kencang dan Medan Terjal Hambat Pemadaman
- Geger Kebakaran di SPBE Cigugur Kuningan, Ini Kronologinya
“Sejak jam 11 malam di Cibuntu, kami melaksanakan antisipasi pemadaman kebakaran sampai saat ini terus berjibaku mengantisipasi titik api dengan skema kerja tim yang terbagi di berbagai sektor,” ujar H. Nandar dalam keterangannya.
Dalam penerapan strategi di lapangan, H. Nandar menjelaskan, tim dibagi ke dalam beberapa kelompok taktis guna mencegah api merambat lebih luas. Di area Karang Dinding dan Cibuntu, operasi pertahanan darat dengan pimpinan pengurus MPA bernama Olan dikerahkan sekitar 25 personel, serta tim pimpinan Kades Wihanto dengan 20 personel.
Sementara itu, di wilayah BSB yang telah melampaui Gunung Dulang, sebanyak 10 personel diterjunkan di bawah komando Dodo untuk menyekat api agar tidak merambat ke bagian atas gunung. Di sisi lain, pergerakan api yang mengarah ke bawah menuju kawasan pesawahan berhasil dicegat oleh tim Bantar Agung pimpinan Rakim, serta didukung oleh Pasukan Arya dari Payung yang membawa sekitar 10 personel di dekat Situmpuk.
Melalui penerapan skema sekat bakar yang terkoordinasi ini, pihak paguyuban optimistis proses pemadaman dapat berjalan lebih cepat. H. Nandar juga menyampaikan harapan agar kondisi cuaca mendukung, termasuk turunnya hujan dari Yang Maha Kuasa untuk menyudahi musibah ini.
“Mudah-mudahan malam ini atau sore ini api bisa padam, dan Insya Allah mudah-mudahan Allah bisa menurunkan hujannya untuk mempercepat pemadaman kebakaran,” tutur H. Nandar.
Ia juga mengatakan bahwa seluruh ikhtiar ini dilakukan semata-mata demi menyelamatkan Gunung Ciremai dari kerusakan parah. Ia turut memohon doa dari masyarakat luas agar para petugas di lapangan diberikan keselamatan, kesehatan, dan kekuatan fisik untuk menuntaskan misi kemanusiaan dan pelestarian alam tersebut. (NARS)
