
KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan memberlakukan sterilisasi total kawasan Kuningan Islamic Center (KIC) mulai Ahad pagi, 7/6/2026. Kebijakan ini diterapkan menyambut kepulangan jemaah haji asal Kuningan yang dijadwalkan tiba besok.
Kepala Bagian Kesra Setda Kuningan Emup Muplihudin memastikan area steril diberlakukan demi kelancaran proses penyambutan. Seluruh aktivitas di luar kepentingan kepulangan jemaah dilarang, termasuk operasional Pedagang Kaki Lima (PKL).
- Respons Cepat Bencana Maleber, Tim Gabungan BPBD, TNI-Polri, dan PLN Evakuasi Warga serta Buka Akses Jalan
- Terjang 5 Desa di Maleber, Angin Puting Beliung Rusakkan 80 Rumah Warga Kuningan
- Musim Hujan Tiba, Sejumlah Wilayah Kuningan Dihantui Bencana Pohon Tumbang dan Banjir
- Jaga Tradisi Kawin Cai di Babakanmulya, Sri Laelasari Tekankan Pentingnya Merawat Mata Air demi Masa Depan
- Upacara Adat Kawin Cai Balong Dalem Masuk Kalender Wisata, Ini Kata Plt Kadisporapar Kuningan
“KIC akan disterilkan sejak Minggu pagi. PKL tidak diperbolehkan berjualan di area ini untuk menghindari gangguan arus kedatangan jemaah,” ujar Emup, Sabtu (6/6/2026).
Panitia juga melarang kendaraan keluarga penjemput parkir di area bus. Sebagai gantinya, tim gabungan Dishub, Polres, dan Satpol PP menyiapkan kantong parkir khusus di 4 titik: area utara dan timur masjid, lapangan panahan, serta pelataran Kantor Setda Kuningan.
“Area parkir dan titik henti bus wajib steril dari kendaraan penjemput. Kantong parkir sudah kami petakan untuk antisipasi jika kapasitas membeludak,” jelas Emup.
Panitia berharap sinergi antar-instansi membuat proses penyambutan berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah haji yang pulang menyandang predikat haji mabrur. (Nars)
