KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan memberlakukan sterilisasi total kawasan Kuningan Islamic Center (KIC) mulai Ahad pagi, 7/6/2026. Kebijakan ini diterapkan menyambut kepulangan jemaah haji asal Kuningan yang dijadwalkan tiba besok.
Kepala Bagian Kesra Setda Kuningan Emup Muplihudin memastikan area steril diberlakukan demi kelancaran proses penyambutan. Seluruh aktivitas di luar kepentingan kepulangan jemaah dilarang, termasuk operasional Pedagang Kaki Lima (PKL).
- Heboh Isu RTRW Kuningan ‘Dipesan’ Investor, Pejabat Dinas PUTR Buka Suara
- Sejalan dengan Pegiat Lingkungan, Mang Ewo Ingatkan Pemkab Kuningan Jangan Korbankan Zona Konservasi
- Ketua DPRD Kuningan Tegaskan Revisi RTRW Harus Seimbangkan Pariwisata dan Konservasi
- Kuningan Belum Miliki Bangunan SR, Puluhan Siswa Kurang Mampu Terpaksa Sekolah di Cirebon
- Ironi Gunung Mayana: Di Balik Viral Wisata Sunset, Warga Dihantui Krisis Mata Air
“KIC akan disterilkan sejak Minggu pagi. PKL tidak diperbolehkan berjualan di area ini untuk menghindari gangguan arus kedatangan jemaah,” ujar Emup, Sabtu (6/6/2026).
Panitia juga melarang kendaraan keluarga penjemput parkir di area bus. Sebagai gantinya, tim gabungan Dishub, Polres, dan Satpol PP menyiapkan kantong parkir khusus di 4 titik: area utara dan timur masjid, lapangan panahan, serta pelataran Kantor Setda Kuningan.
“Area parkir dan titik henti bus wajib steril dari kendaraan penjemput. Kantong parkir sudah kami petakan untuk antisipasi jika kapasitas membeludak,” jelas Emup.
Panitia berharap sinergi antar-instansi membuat proses penyambutan berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah haji yang pulang menyandang predikat haji mabrur. (Nars)














