
KUNINGAN — Pasca-musibah ambruknya atap bangunan ruang belajar beberapa waktu lalu, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, dipastikan mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.
Kepala sekolah setempat secara resmi diundang untuk menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Finalisasi Dokumen Perencanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2026.
- Disdikbud Kuningan Pastikan Perbaikan Ruang Belajar SDN 3 Cihirup Segera Dilaksanakan
- Tinjau Pasca Karhutla Ciremai, KDM Murka Lihat Tambang Batu Beroperasi Lagi di Desa Padabeunghar
- Genjot Inklusi Pasar Modal, OJK Targetkan Pertumbuhan Reksa Dana Syariah di Ciayumajakuning
- Raih Penghargaan di Hari Sumpah Pemuda, Generasi Milenial Cirebon Apresiasi Seluruh Mitra Kolaborasi
- Bermalam Beralaskan Abu, Tim Terakhir Relawan MPA Masih Mencari Sisa Titik Api
Kegiatan strategis yang masuk dalam Angkatan 4 Tahap 3 ini diselenggarakan oleh Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Agenda ini dikhususkan bagi satuan pendidikan yang terdampak bencana guna mempercepat pemulihan sarana dan prasarana belajar-mengajar.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, Surya, S.Pd., M.M., membenarkan adanya undangan bimtek serta program percepatan revitalisasi bagi SDN 3 Cihirup tersebut.
“Ya, benar. Kepala SDN 3 Cihirup mendapat undangan resmi dari Kementerian untuk mengikuti bimbingan teknis dan finalisasi dokumen PKS revitalisasi. Ini merupakan langkah cepat pemerintah pusat dalam merespons kondisi sekolah yang sempat terdampak musibah atap ambruk,” ujar Surya saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026).
Surya menjelaskan, tahapan finalisasi dokumen perencanaan PKS ini sangat krusial agar proses pengalokasian dana bantuan dan pelaksanaan fisik pembangunan ruang kelas yang rusak dapat segera terealisasi tanpa hambatan administratif.
“Kami berharap melalui kegiatan bimtek dan penyusunan dokumen PKS ini, pemulihan serta pembangunan kembali fasilitas ruang belajar di SDN 3 Cihirup dapat segera dilaksanakan. Dengan demikian, para siswa dan guru nantinya bisa kembali melaksanakan kegiatan belajar-mengajar dengan aman, nyaman, dan tenang,” sebutnya. (NARS)
