KUNINGAN – Kekompakan para legislator perempuan dari Komisi 2 DPRD Kabupaten Kuningan patut diapresiasi. Mereka menunjukkan dukungan nyata terhadap program pelestarian lingkungan dan ketahanan pangan yang digagas Pemerintah Desa Windusari bersama DPD Gema Jabar Hejo Kabupaten Kuningan dan BUMDes Karya Ganda.
Hadir dalam kegiatan penanaman pohon dan pencanangan budidaya buah naga serta jagung di kawasan Gunung Putri, Desa Windusari, Selasa (3/6/2025), para srikandi dewan seperti Sekretaris Komisi 2 Reni Parlina, Hj Saodah, Dewi Anggraeni, Wiwin, serta Sri Laelasari tampak antusias dan berbaur dengan masyarakat serta para relawan.
- Persib Ditempel Ketat Borneo FC, Ini Hitungan Peluang Juara dan Jadwal Sisa Laga
- Kunci Ketinggalan, 50 Menit Damkar Kuningan Berjibaku Buka Pintu Mobil Warga
- Bukan Sekadar Tempat Healing, Desa EKI Situ Cipanten Bakal Bikin Warga Makin Cuan!
- Cegah Longsor dan Banjir, Istri Prajurit ‘Serbu’ Kebun Raya Kuningan untuk Investasi Ekologis
- Tiket Asian Para Games 2026 Aman, Lifter Hilman Buka Jalan ke Nagoya Jepang
Mereka pun terlihat tidak canggung ikut menanam jagung bersama warga di lahan pertanian milik Pemdes Windusari ini.“Ini kegiatan luar biasa. Tidak hanya menyentuh aspek pelestarian lingkungan, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi dan ketahanan pangan warga desa. Komisi 2 tentu sangat mendukung,” ujar Reni Parlina diamini anggota lainnya usai menanam bibit jagung secara simbolis.
Sejalan dengan itu, Sri Laelasari yang juga Pembina LSM Gema Jabar Hejo Kuningan menegaskan bahwa keterlibatan kaum perempuan dalam isu lingkungan dan pertanian sangat penting. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara legislatif, masyarakat, dan organisasi lingkungan.


“Kami para perempuan di legislatif ingin memberi contoh bahwa isu lingkungan dan pangan bukan hanya urusan teknis, tapi juga menyangkut masa depan generasi. Maka kami hadir dan terlibat langsung,” ujar Sri.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan relawan, termasuk Senkom Mitra Polri, Divisi Lingkungan LDII Kabupaten Kuningan, Kelana Buana, Ampas, Pelajar Pecinta Alam SMPN 1 Kuningan, BEM Poltekkes KMC, Padepokan Riung Gunung, UPT Damkar Kuningan, serta masyarakat setempat.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir, antara lain Kabid Hortikultura Diskatan, Kabid Kebudayaan Disdikbud, Sekretaris Dinas LH, Kabid Pemdes DPMD, Kabid SDA PUTR, serta unsur Forkopimcam Nusaherang dan perangkat desa sekitar.
Adapun penanaman pohon dilakukan di kawasan konservasi mata air Gunung Putri, sementara budidaya buah naga dan jagung dilakukan di lahan milik desa seluas lebih dari satu hektare. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan desa, tetapi juga menjaga keberlanjutan sumber air bersih bagi masyarakat.
“Kami optimis, dengan semangat kolaborasi seperti ini, desa-desa lain bisa meniru. Srikandi Komisi 2 akan terus mendukung langkah-langkah pembangunan desa berbasis lingkungan dan kemandirian ekonomi,” sesepuh Komisi 2 DPRD Kuningan, Hj Saodah ikut berkomentar. (NARS)
























