KUNINGAN – Komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Anak Buah Prabowo Subianto, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan dari Fraksi Gerindra, Sri Laelasari. Politisi perempuan yang juga menjadi pembina DPD Gema Jabar Hejo Kabupaten Kuningan ini konsisten mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam pelestarian hutan dan sumber mata air, khususnya di daerah rawan bencana dan kekeringan.
- Bupati Kuningan Tanggapi Masukan LKPJ, Isu TGR Hingga “Pertemuan Pendopo”
- Meski Tampil Dominan di GBLA, Persib Bandung Ditahan Imbang Arema FC 0-0
- Puluhan Ribu Bobotoh di GBLA Geregetan, Tembok Frigeri Sukses Bikin Persib Buntu! Skor 0 – 0 di Babak Pertama
- Serahkan SK DPC Kuningan, DPD PDIP Jabar Tekankan Konsolidasi Melalui Aksi Sosial
- Gunakan Trik Edarkan Sabu dengan Sistem Peta, BHA Harus Mendekam di Dinginnya Jeruji Polisi
Hal itu terlihat dalam kegiatan penanaman pohon tegakan yang digelar di kawasan Gunung Putri, Desa Windusari, Kecamatan Nusaherang, Selasa (3/6/2025). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pencanangan program budidaya buah naga dan jagung dalam upaya memperkuat ketahanan pangan desa, sekaligus pelestarian lingkungan.
“Menjaga alam adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap generasi mendatang. Saya bangga bisa terlibat dan melihat langsung antusiasme masyarakat dalam menanam pohon dan mengelola pertanian yang ramah lingkungan,” ujar Sri Laelasari saat ditemui di lokasi kegiatan.


Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara DPD Gema Jabar Hejo Kabupaten Kuningan, Pemerintah Desa Windusari, dan BUMDes Karya Ganda, serta didukung oleh berbagai elemen relawan dan instansi.
Tercatat, sejumlah relawan dari Senkom Mitra Polri, Divisi Lingkungan LDII Kabupaten Kuningan, Kelana Buana, Ampas, Pelajar Pecinta Alam SMPN 1 Kuningan, BEM Poltekkes KMC, Padepokan Riung Gunung, UPT Damkar Kuningan, hingga masyarakat setempat turut ambil bagian.
Selain itu, turut hadir sejumlah pejabat dari lintas instansi, antara lain anggota Komisi II DPRD Kuningan, Kabid Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan), Kabid Kebudayaan Disdikbud, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Kabid Pemdes DPMD, Kabid SDA PUTR, Forkopimcam Nusaherang, serta perwakilan dari sejumlah desa sekitar.


Kegiatan penanaman dilakukan di lahan milik desa seluas lebih dari satu hektare. Selain mendukung ketahanan pangan melalui budidaya jagung dan buah naga, program ini juga diarahkan untuk memperkuat daya dukung lingkungan melalui pelestarian mata air Gunung Putri, yang menjadi salah satu sumber air penting bagi warga setempat.
Pemkab Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Dinas Lingkungan Hidup mengapresiasi langkah progresif yang diinisiasi oleh Pemdes Windusari. Mereka berharap program serupa dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya.


“Program ini bukan hanya soal penghijauan, tapi juga bagian dari membangun kedaulatan pangan dan menggerakkan ekonomi desa lewat BUMDes. Ini bisa menjadi model kolaborasi yang patut dicontoh,” tambah Sri Laelasari.
Sebagai bentuk simbolis, sejumlah pejabat melakukan penanaman bibit jagung di lahan pertanian, sementara para relawan melanjutkan dengan penanaman pohon di kawasan hutan Gunung Putri.
Pada kegiatan tersebut, DPD Gema Jabar Hejo Kuningan menyumbang 300 bibit pohon tegakan yang bisa membantu meningkatkan daya dukung lingkungan di sekitar sumber mata air (NARS)


























