KUNINGAN – Insiden tabrak lari berujung maut kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kuningan. Seorang remaja berusia 17 tahun tewas terlindas truk usai terjatuh dari sepeda motor saat melintas di Jalan Raya Desa Sindangagung, Kecamatan Sindangagung, pada Rabu (1/4/2026) siang.
Peristiwa nahas yang merenggut nyawa MF (17) ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Siang itu, korban tengah berboncengan dengan kakaknya, HN (24), menggunakan skuter matik Yamaha Xeon tanpa pelat nomor. Kakak beradik asal Desa Sumurwiru, Kecamatan Cibeureum tersebut melaju searah dari Luragung menuju pusat kota Kuningan.
Petaka bermula ketika sang kakak mencoba mendahului laju sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel Canter yang berada tepat di depannya. Diduga kurang ruang dan kehilangan keseimbangan saat menyalip, sang adik yang duduk di kursi penumpang terpental jatuh ke sisi kiri badan jalan.
Hitungan detik, tubuh MF langsung tergilas roda truk pengangkut barang tersebut. Korban tewas seketika di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala dan sejumlah patah tulang.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Sementara itu, HN yang mengemudikan motor lolos dari maut tanpa menderita luka sedikit pun.Ironisnya, alih-alih menepi untuk menolong korban, sopir truk justru memilih tancap gas melarikan diri ke arah Kuningan kota dan membiarkan korban tergeletak bersimbah darah di aspal.
Mewakili Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon, Kanit Gakkum IPTU Sri Martini membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut. Ia menegaskan, pihaknya saat ini tengah memburu keberadaan sopir truk tak bertanggung jawab itu.
“Korban adalah kakak beradik yang sedang dalam perjalanan menuju Kuningan. Adiknya meninggal di tempat dan jasadnya sudah kami evakuasi ke RSUD 45. Saat ini, tim kami sedang melakukan penyelidikan dan pengejaran intensif terhadap truk yang kabur,” ungkap IPTU Sri Martini saat dikonfirmasi.
Pihak kepolisian juga meminta bantuan masyarakat luas untuk mempersempit ruang gerak pelaku. “Bagi warga yang mungkin melihat kejadian atau mengetahui ciri-ciri spesifik truk tersebut, kami mohon untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat,” imbaunya.
Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kawasan permukiman dan area persawahan itu, polisi memastikan faktor eksternal bukan menjadi penyebab kecelakaan. Kondisi jalan raya dalam keadaan baik, cuaca sangat cerah, dan arus lalu lintas terpantau normal.
Saat ini, kepolisian telah mengamankan sepeda motor korban sebagai barang bukti dan tengah memintai keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi guna merangkai detail kronologi dan melacak jejak pelarian sang sopir truk. (Nars)
























