SAMARINDA – Skuad Maung Bandung sukses membuktikan mental juaranya dalam laga El Clasico Indonesia. Bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda, pada Ahad (10/5/2026) sore, Persib Bandung berhasil menaklukkan seteru abadinya, Persija Jakarta, dengan skor tipis 2-1.
Tambahan tiga poin krusial dari laga sarat gengsi ini sekaligus mengantarkan armada Bojan Hodak untuk menguasai puncak klasemen sementara Liga 1.Sejak peluit kick-off ditiupkan, Persija Jakarta sejatinya tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Tekanan bertubi-tubi dari Macan Kemayoran berbuah hasil pada menit ke-20.
- Kuasai Segiri, Persib Bandung Bungkam Persija 2-1 dan Kokoh di Puncak Klasemen
- Babak Pertama Sarat Drama: Taktik Jitu dan Brace Adam Alis Bawa Persib Comeback 2-1 Atas Persija di Segiri
- Sisihkan Gaji, Anggota DPRD Papua Barat Daya Asal Kuningan Wujudkan Rumah Impian Warga Cimshi
- Unik! Rayakan Ulang Tahun Anak, Warga Cibingbin Kuningan Gelar Turnamen Voli “Kambing Cup”
- Dijemput dari Pacitan, Pencarian Parmo Dinyatakan Selesai
Berawal dari insiden benturan antara kiper Teja Paku Alam dengan bek Persib di menit ke-19, penyerang Persija, Alaaeddine Ajaraie, sukses memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Maung Bandung. Lolos dari kawalan, sontekan Alaaeddine berhasil mengecoh Teja dan merobek jala gawang Persib.
Skor 1-0 untuk Persija.Tertinggal satu gol, tensi pertandingan langsung memanas. Duel fisik antara penggawa Persib, Andrew Jung, dengan pemain Persija sempat memicu ketegangan di lapangan.
Menyadari kebuntuan, Persib dengan cerdik mengubah strategi dari skema umpan pendek menjadi operan jauh dan pressing ketat. Taktik ini langsung membuahkan hasil di menit ke-28. Berawal dari inisiatif Adam Alis memotong operan pendek bek Persija di dalam kotak penalti, gelandang tangguh ini melepaskan tembakan keras ke sudut kanan gawang yang tak mampu dijangkau kiper lawan. Kedudukan imbang 1-1.
Sepuluh menit berselang (38′), Persib sukses membalikkan keadaan. Visi brilian Thom Haye dari lini tengah membelah pertahanan Persija melalui umpan jauh yang sangat akurat.
Adam Alis yang memenangi adu sprint melawan Dony Tri Pamungkas kembali unjuk ketajaman dengan menceploskan bola ke gawang. Brace dari Adam Alis menutup babak pertama dengan skor 2-1, diwarnai dengan hujan kartu kuning untuk pemain Persija, Alaaeddine (41′) dan Alano (43′), akibat protes keras dan permainan kasar.
Memasuki paruh kedua, Persija yang enggan kehilangan poin di laga krusial ini langsung meningkatkan intensitas serangan. Namun, solidnya lini belakang Persib dan penampilan gemilang Teja Paku Alam di bawah mistar gawang berulang kali mematahkan gempuran tersebut.
Pertandingan ini juga diwarnai drama Video Assistant Referee (VAR) pada menit ke-59. Wasit Firdavs Norsafarov meninjau ulang pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Persib, Luciano Guaycochea, karena potensi kartu merah. Ketegangan memuncak hingga pelatih Bojan Hodak harus diganjar kartu kuning karena melakukan protes keras. Beruntung, Luciano lolos dari hukuman pengusiran.
Untuk menyegarkan skuad dan menjaga intensitas, Bojan Hodak menarik keluar Kakang Rudianto dan Luciano pada menit ke-62, digantikan oleh Eliano Reijnders serta Layvin Kurzawa. Persija pun merespons dengan memasukkan Gustavo, Jordi Amat, hingga Witan Sulaeman di menit ke-68 guna menambah daya gedor lini depan.
Memasuki 15 menit terakhir pertandingan, pertahanan Persib diuji habis-habisan. Menit ke-71, Teja Paku Alam kembali menjadi pahlawan dengan mementahkan tendangan bebas terukur dari Fabio Calonego. Pun di menit ke-77, eksekusi tendangan bebas langsung Calonego hanya mampu membentur pagar hidup pemain Persib.
Kubu Maung Bandung sempat mendapat kerugian kala pemain pengganti, Layvin Kurzawa, harus ditarik keluar akibat cedera kaki pada menit ke-80. Meski terus ditekan dan harus berjibaku menahan tempo permainan tinggi dari Persija di sepanjang 6 menit tambahan waktu (injury time), penyelesaian akhir tim ibukota yang kurang akurat membuat skor tak berubah.
Peluit panjang dibunyikan, Persib Bandung memastikan kemenangan 2-1 di Stadion Segiri. Kemenangan luar biasa ini memantapkan posisi Maung Bandung di singgasana klasemen dan menjaga jalur juara mereka musim ini tetap terbuka lebar.
Berdasarkan klasemen sementara Indonesia Super League tahun 2026, Persib Bandung memimpin dengan 75 poin dari 32 pertandingan (23 menang, 6 seri dan 3 kalah). Sementara di posisi runner-up, Borneo FC yang baru menempuh 31 laga terpaut 3 poin (72). Di lain pihak, Persija Jakarta harus puas pulang dari Samarinda dengan tangan hampa. Persija berada di posisi ketiga dengan 65 poin. (Nars)














