SAMARINDA – Laga El-Clasico Indonesia sarat gengsi antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta berlangsung dengan tensi panas dan tempo tinggi di Stadion Segiri, Samarinda, Ahad (10/5/2026) sore.
Sepanjang 45 menit pertama babak kesatu, skuad Maung Bandung sukses mencetak comeback dramatis dengan skor 2-1 lewat dua gol brilian dari Adam Alis, setelah sebelumnya sempat tertinggal oleh gol cepat Macan Kemayoran.
- Babak Pertama Sarat Drama: Taktik Jitu dan Brace Adam Alis Bawa Persib Comeback 2-1 Atas Persija di Segiri
- Sisihkan Gaji, Anggota DPRD Papua Barat Daya Asal Kuningan Wujudkan Rumah Impian Warga Cimshi
- Unik! Rayakan Ulang Tahun Anak, Warga Cibingbin Kuningan Gelar Turnamen Voli “Kambing Cup”
- Dijemput dari Pacitan, Pencarian Parmo Dinyatakan Selesai
- Beri Kuliah di Hadapan Mahasiswa Uniku, Deputi KPK: Korupsi Banyak Terjadi Karena Kebutuhan Mendesak yang Tidak Ada Anggarannya
Sejak peluit kick-off ditiup pada pukul 15.30 WIB, Persija Jakarta langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan bola. Dominasi tim ibukota ini mulai memberikan tekanan berarti ke barisan pertahanan Persib. Insiden menegangkan sempat terjadi pada menit ke-19 ketika kiper andalan Persib, Teja Paku Alam, terjatuh usai berbenturan keras dengan pemain bertahannya sendiri.
Situasi kelengahan di lini belakang tersebut langsung dibayar mahal satu menit kemudian. Pemain asing Persija, Alaaeddine Ajaraie, berhasil lolos dari kawalan ketat barisan pertahanan Maung Bandung. Melalui sontekan mematikan yang mengecoh penjagaan Teja Paku Alam, bola meluncur mulus ke dalam gawang. Papan skor berubah 1-0 untuk keunggulan Persija.
Tingginya gengsi pertandingan ini membuat gesekan antarpemain tak terhindarkan. Duel fisik yang melibatkan penggawa Persib, Andrew Jung, dengan salah satu pemain Persija sempat memicu protes keras dari kedua kubu hingga menimbulkan keributan kecil di lapangan.
Tertinggal satu gol, skuad Persib Bandung merespons dengan kecerdasan taktikal. Skema permainan yang awalnya mengandalkan umpan-umpan pendek segera diubah menjadi operan jauh dan membelah pertahanan lawan. Perubahan strategi ini terbukti jitu dan sukses mengoyak dominasi Persija.
Petaka bagi pertahanan Persija datang di menit ke-28 akibat sebuah kesalahan operan pendek di area kotak penalti sendiri. Adam Alis yang tampil penuh inisiatif berhasil merebut bola tersebut dan langsung mengeksekusinya dengan sebuah sepakan keras. Bola meluncur deras ke arah kanan gawang, tak mampu dijangkau oleh kiper Persija yang sudah berupaya merentangkan badannya.
Kedudukan kembali imbang 1-1.Momentum kebangkitan Maung Bandung semakin tak terbendung. Memasuki menit ke-38, magis Adam Alis kembali tersaji. Berawal dari visi luar biasa Thom Haye yang melepaskan umpan presisi dari tengah lapangan, bola diarahkan langsung ke kotak penalti Persija.
Adam Alis yang berlari menyongsong bola berhasil memenangi adu kecepatan melawan pemain bertahan Persija, Dony Tri Pamungkas.
Tanpa ampun, Adam kembali meloloskan bola ke gawang, membalikkan keadaan menjadi 1-2 untuk keunggulan Persib.Kondisi berbalik tertinggal membuat tensi permainan Persija semakin meninggi dan menjurus pada pelanggaran.
Wasit Firdavs Norsafarov terpaksa mengeluarkan dua kartu kuning beruntun di sisa waktu babak pertama. Pada menit ke-41, pencetak gol Persija, Alaaeddine, diganjar kartu kuning akibat mendorong Andrew Jung.
Dua menit berselang, giliran Alano yang menerima kartu serupa akibat protes berlebihan setelah sebelumnya kedapatan menahan laju pemain Persib dengan badannya.
Di detik-detik akhir babak pertama, Persija sempat mendapatkan peluang lewat skema tendangan bebas, namun peluang tersebut gagal dimaksimalkan untuk menyamakan kedudukan. Hingga peluit turun minum dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk keunggulan skuad Persib Bandung. (Nars)























