GIANYAR — Borneo FC menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat bertandang ke markas Bali United dalam lanjutan pekan krusial Indonesia Super League (ISL), Senin (11/5/2026). Sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama, skuad Pesut Etam sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat gol indah Mario Peralta pada awal paruh kedua di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Hingga berita ini diturunkan, jalannya pertandingan babak kedua masih terus berlangsung dengan intensitas jual beli serangan yang semakin memanas.Misi Borneo FC untuk memecah kebuntuan dan mengejar ketertinggalan langsung terlihat sejak peluit babak kedua dibunyikan.
- Menyambut Tahun Baru Islam, Umat Islam Diimbau Perkuat Refleksi Lewat Doa Akhir dan Awal Tahun
- Masih Banyak Kendala Sistem Zonasi PMB di Jabar, Legislator Gerindra Minta Pendidikan Tidak Dijadikan Ajang Coba-Coba
- Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati: Program Sekolah Maung Bisa Sukses dengan Validitas Data Siswa
- Sentuhan Gotong Royong SPPG Bakom Sulap SDN 1 Sagarahiang Jadi Lebih Berwarna
- Ditanya Soal “Lobi” BPK demi Status WTP, Bupati Kuningan Kasih Jawaban Menohok
Usaha ekstra keras mereka terbayar lunas saat laga baru berjalan empat menit setelah turun minum. Tepat pada menit ke-49, Mario Peralta memamerkan kehebatannya di atas lapangan hijau. Lewat sebuah skema serangan yang terukur, Peralta mengeksekusi peluang dengan penyelesaian yang gemilang, mengoyak gawang tuan rumah sekaligus mengubah papan skor menjadi sama kuat 1-1.
Gol balasan dari Mario Peralta ini menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi Borneo FC, mengingat mereka harus melewati babak pertama yang sangat menguras tenaga dan emosi. Sejak awal laga, Borneo sejatinya langsung tampil menekan dengan serangan bertempo cepat.
Namun, pengawalan ekstra ketat dan aksi berjibaku dari barisan pertahanan Bali United membuat para pemain tamu kesulitan menembus kotak penalti.Di paruh pertama, tuan rumah bermain sangat cerdik dengan tidak terpancing mengikuti ritme cepat lawan.
Skuad Serdadu Tridatu lebih memilih mengatur irama permainan, memancing para pemain Borneo FC untuk keluar dari posisinya, sembari jeli mencari celah untuk melakukan penetrasi balik. Taktik ini sukses membuahkan hasil pada menit ke-21. Umpan matang dari Boris Kopitović berhasil dikonversi dengan sempurna oleh gelandang Teppei Yachida menjadi gol pembuka keunggulan Bali United.
Tensi pertandingan di babak pertama pun sempat diwarnai insiden mendebarkan yang menimpa penyerang Borneo FC, Koldo Obieta. Ia terjatuh di kotak penalti akibat salah tumpuan saat meloncat. Beruntung, setelah mendapat perawatan dari tim medis, ia masih sanggup melanjutkan pertandingan.
Bali United sendiri nyaris menggandakan skor pada menit ke-40 jika saja tendangan mematikan Teppei Yachida tidak meleset tipis dari sasaran.Kini, dengan kedudukan imbang 1-1 dan waktu yang masih terus berjalan di babak kedua, laga diprediksi akan semakin ketat. Borneo FC wajib bekerja ekstra keras untuk mencari gol kemenangan demi menjaga asa dalam perburuan gelar juara ISL.
Pasalnya, tambahan poin penuh sangat krusial bagi skuad Pesut Etam yang kini mengoleksi 72 poin (dengan tabungan satu laga), agar bisa segera menyamai torehan 75 poin milik sang pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung.




















