

KUNINGAN — Anggota Komisi III dan Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Padepokan Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Cimande Awirarangan (PPCA) di Kelurahan Awirarangan, Kabupaten Kuningan, Selasa (25/8/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan dukungan moral kepada para pelatih dan atlet pencak silat setempat.
- OJK Cirebon Gerakkan Budaya Menabung Pelajar Ciayumajakuning Sejak Dini
- Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Langkah Pemkab Kuningan Kebut Perbaikan Jalan Prioritas
- Panaskan Mesin Partai di Dapil 2 Kuningan, Neneng Hermawati Gelar Konsolidasi bersama 8 DPAC
- Sembunyi di Bawah Lemari Dapur, Kobra Jawa Sepanjang Satu Meter Dievakuasi Damkar Kuningan
- Kunjungi Padepokan PPCA Kuningan, Tina Wiryawati Dorong Regenerasi Atlet Pencak Silat Berprestasi
Dalam pertemuan tersebut, Tina menyoroti ketatnya peta persaingan pencak silat di kancah internasional, salah satunya kemajuan pesat olahraga bela diri ini di Vietnam.
Perkembangan tersebut tidak lepas dari banyaknya pelatih asal Indonesia yang dikirim dan menetap di luar negeri demi misi mengenalkan pencak silat agar dapat dipertandingkan di ajang Olimpiade.
Kendati diplomasi budaya tersebut membawa dampak positif di tingkat global, Tina menegaskan pentingnya menjaga regenerasi dan pembinaan di tanah air agar prestasi Indonesia tidak tertinggal.
“Eksistensi pencak silat harus terus digelorakan ke mata dunia, namun kita juga harus memastikan bahwa akar tradisi ini tetap kuat di negeri sendiri. Jangan sampai pencak silat justru redup di Indonesia sementara berkembang pesat di luar negeri,” ujar Tina.
Ia mendorong para pelatih di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Kuningan, untuk terus melahirkan kader-kader atlet muda berprestasi.
Tina juga mengapresiasi capaian salah satu pesilat binaan PPCA, Nazria Intani Fatimah, yang berhasil menorehkan prestasi sebagai juara nasional hingga meraih kesempatan melanjutkan pendidikan ke Sekolah Maung. Hal ini membuktikan bahwa prestasi di bidang olahraga bela diri tradisional mampu menunjang jalur akademik generasi muda.
Sementara, Kepala Pelatih (Head Coach) PPCA, Dede Ahdiat Syarif, menyambut baik perhatian dan apresiasi dari legislator Jawa Barat tersebut.
Menurutnya, perhatian langsung dari pemangku kebijakan menjadi suntikan motivasi bagi para pelatih dan atlet daerah untuk terus menjaga warisan leluhur sekaligus mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional. (Nars)



