
KUNINGAN — Cuaca ekstrem kembali mengamuk di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang Dusun Kutawaringin, Desa Kutawaringin, Kecamatan Selajambe, pada Jumat sore (6/11/2026) pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Akibatnya, puluhan bangunan mulai dari rumah warga, fasilitas kesehatan, hingga pasar desa mengalami kerusakan.
- Kutawaringin Kuningan Diterjang Puting Beliung: Pasar Desa Hingga Puluhan Rumah Warga Rusak
- Rumah Warga Winduhaji Dilalap Si Jago Merah, Damkar Padamkan Selama 45 Menit
- Mengenang Kerinduan Nabi Muhammad SAW kepada Umat Akhir Zaman
- Tekan Pengangguran lewat Program Poliran, Polres Kuningan Gandeng Disnakertrans Buka Akses Kerja
- DPC PKB Kuningan Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Desa Mekarsari
Berdasarkan laporan sementara yang dihimpun dari Sekretaris Desa Kutawaringin, Maman K Senjaya, peristiwa ini dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 14.30 hingga 16.00 WIB.
“Dikarenakan hujan lebat disertai angin kencang, beberapa ruko, kios di pasar desa, serta pohon-pohon besar terbawa angin dan tumbang di sekitar Desa Kutawaringin,” ujar Maman.
Dampak dari amukan angin kencang ini cukup masif bagi warga setempat. Setidaknya tercatat puluhan unit rumah warga berjumlah 42 KK, 1 bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu), dan 1 area pasar desa mengalami kerusakan pada bagian atap dan struktur bangunan akibat tersapu angin serta tertimpa pohon.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa (Pemdes) setempat bersama unsur terkait masih berjibaku melakukan pendataan menyeluruh untuk menghitung total kerugian serta jumlah pasti bangunan warga yang terdampak akibat bencana ini.
Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun luka-luka, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa di Selajambe ini menambah daftar panjang rentetan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Kuningan.
Sebelumnya, dalam sepekan terakhir, peristiwa serupa akibat hujan deras dan angin kencang juga telah melanda sejumlah wilayah lain, yakni Desa Mekarsari dan Desa Buniasih di Kecamatan Maleber, Desa Luragungtonggoh di Kecamatan Luragung serta Desa Legok di Kecamatan Cidahu.
Melihat pola cuaca yang kian tidak menentu dan seringnya kejadian angin kencang dalam sepekan terakhir, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang mulai turun, serta menghindari beraktivitas di dekat pohon-pohon besar yang rentan tumbang. (Nars)
