
KUNINGAN — Aliran listrik di Desa Kutawaringin, Kecamatan Cibingbin, sempat mengalami pemadaman total selama kurang lebih empat jam akibat jaringan kabel utama tertimpa material atap pasar yang tersapu angin puting beliung.
Listrik padam bermula sejak bencana terjadi pada pukul 15.00 WIB hingga petugas PLN berhasil melakukan perbaikan darurat.
- Kuningan Jadi Tuan Rumah Tanam Serentak Nasional, BPPSDMP Kementan Genjot Perluasan Areal Tanam Hadapi Anomali Iklim
- Listrik Padam Selama Empat Jam Akibat Tertimpa Atap Pasar, Petugas Sudah di Lokasi Puting Beliung Kutawaringin
- Kutawaringin Kuningan Diterjang Puting Beliung: Pasar Desa Hingga Puluhan Rumah Warga Rusak
- Rumah Warga Winduhaji Dilalap Si Jago Merah, Damkar Padamkan Selama 45 Menit
- Mengenang Kerinduan Nabi Muhammad SAW kepada Umat Akhir Zaman
Sekretaris Desa Kutawaringin, Maman K. Senjaya, mengatakan peristiwa cuaca ekstrem tersebut berlangsung singkat namun merusak puluhan bangunan dan melumpuhkan jaringan infrastruktur warga.
“Dari kejadian tadi dari jam 3-an sampai sekarang, PLN dikerahkan untuk membetulkan jaringan karena tadi tertimpa atap WC pasar, kabel jalan utamanya,” ujar Maman.
Hujan lebat disertai angin kencang yang datang dari arah timur menyebabkan 42 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Selain pemukiman warga, kerusakan juga melanda sejumlah fasilitas umum seperti atap bangunan pasar, Bank Kuningan, toilet umum, hingga Puskesmas Pembantu.
Satu unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan paling parah hingga bagian bangunannya ambruk, sementara puluhan bangunan lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap yang tersapu angin.
Pihak pemerintah desa memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, sementara kerugian material belum dapat diestimasi karena fokus utama diarahkan pada pemulihan jaringan listrik dan penanganan darurat.
Pemerintah Desa Kutawaringin mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat serta memeriksa kembali konstruksi atap bangunan, terutama yang menggunakan rangka baja ringan karena tercatat paling rentan terdampak angin kencang.(NARS)
