KUNINGAN – Angga, seorang mahasiswa asal Dusun Pahing, Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, menciptakan inisiatif “Kayu Manis Learning” untuk memperkenalkan teknologi kepada para remaja di kampungnya.
Program edukasi ini dirancang untuk siswa tingkat SMP dan SMK sebagai wadah kegiatan positif dan produktif. Angga memulai program ini untuk memberikan alternatif kegiatan bermanfaat bagi para remaja, sekaligus mencegah kenakalan remaja.
- Gasak Motor di Area Perkebunan, Pelaku Curat Diringkus Tim Gabungan Polres Kuningan di Sebuah Warkop
- Tingkatkan Keandalan Jaringan, PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah Besok
- Aturan KDMP Kuningan Ketat: Belum 100% Jadi, Bantuan Tak Cair
- Kebakaran Kandang Ayam di Nusaherang, Kerugian Ditaksir Rp120 Juta
- Prakiraan BMKG Meleset? Ini Penyebab Kemarau Kuningan 2026 Tertunda dan Jadwal Terbarunya
“Kayu Manis Learning” diadakan dua kali dalam seminggu, berfokus pada pengenalan dan pemanfaatan teknologi.
Inisiatif Angga ini mendapat sambutan baik dari warga setempat. Salah seorang orang tua siswa, Ibu Ati, menyatakan dukungannya. “Kami berharap semakin banyak anak muda yang mau berbagi ilmu. Kegiatan seperti ini sangat positif dan menambah pengetahuan anak-anak,” ujarnya, Senin (15/9/2025).
Dukungan serupa juga datang dari perangkat lingkungan. Ketua RT setempat, Bapak Sukarna, berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang berbagi ilmu.
“Semoga ilmu yang dibagikan ini membawa manfaat luas untuk kemajuan generasi penerus bangsa,” tutur Sukarna.
Melalui program ini, Angga dan para relawan berharap dapat terus menginspirasi dan membantu para remaja Dusun Pahing untuk menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu dan akhlak yang baik. (Nars)













