KUNINGAN – Angga, seorang mahasiswa asal Dusun Pahing, Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, menciptakan inisiatif “Kayu Manis Learning” untuk memperkenalkan teknologi kepada para remaja di kampungnya.
Program edukasi ini dirancang untuk siswa tingkat SMP dan SMK sebagai wadah kegiatan positif dan produktif. Angga memulai program ini untuk memberikan alternatif kegiatan bermanfaat bagi para remaja, sekaligus mencegah kenakalan remaja.
- Ancaman Puso Menghantui! Lesehan di Sawah, Kadiskatan Kuningan Ajarkan Trik ‘Sakti’ Basmi Hama Wereng
- Persib Ditempel Ketat Borneo FC, Ini Hitungan Peluang Juara dan Jadwal Sisa Laga
- Kunci Ketinggalan, 50 Menit Damkar Kuningan Berjibaku Buka Pintu Mobil Warga
- Bukan Sekadar Tempat Healing, Desa EKI Situ Cipanten Bakal Bikin Warga Makin Cuan!
- Cegah Longsor dan Banjir, Istri Prajurit ‘Serbu’ Kebun Raya Kuningan untuk Investasi Ekologis
“Kayu Manis Learning” diadakan dua kali dalam seminggu, berfokus pada pengenalan dan pemanfaatan teknologi.
Inisiatif Angga ini mendapat sambutan baik dari warga setempat. Salah seorang orang tua siswa, Ibu Ati, menyatakan dukungannya. “Kami berharap semakin banyak anak muda yang mau berbagi ilmu. Kegiatan seperti ini sangat positif dan menambah pengetahuan anak-anak,” ujarnya, Senin (15/9/2025).
Dukungan serupa juga datang dari perangkat lingkungan. Ketua RT setempat, Bapak Sukarna, berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang berbagi ilmu.
“Semoga ilmu yang dibagikan ini membawa manfaat luas untuk kemajuan generasi penerus bangsa,” tutur Sukarna.
Melalui program ini, Angga dan para relawan berharap dapat terus menginspirasi dan membantu para remaja Dusun Pahing untuk menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu dan akhlak yang baik. (Nars)

























