KUNINGAN — Penyaluran bantuan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kuningan menerapkan aturan ketat. Kendaraan operasional dan perlengkapan kantor baru diserahkan ke desa setelah pembangunan fisik sarana koperasi dinyatakan selesai 100% dan siap beroperasi.
Ketentuan itu disampaikan Pasi Ter Kodim 0615/Kuningan, Kapten Inf Nandang Hendarsyah, Selasa (3/6/2026).


Menurutnya, skema “bangun dulu, baru cair” diterapkan agar program berjalan tertib dan tepat sasaran.“Patokannya jelas. Kalau gedung KDMP belum beres 100%, kendaraan dan AC tidak kami serahkan. Kami pastikan semuanya sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku,” ujar Kapten Nandang.
- Tingkatkan Keandalan Jaringan, PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah Besok
- Aturan KDMP Kuningan Ketat: Belum 100% Jadi, Bantuan Tak Cair
- Kebakaran Kandang Ayam di Nusaherang, Kerugian Ditaksir Rp120 Juta
- Prakiraan BMKG Meleset? Ini Penyebab Kemarau Kuningan 2026 Tertunda dan Jadwal Terbarunya
- Tingkatkan Taraf Ekonomi Desa, Wabup Kuningan Dorong Inovasi Olahan Buah Kesemek di Gunung Sirah
Hingga awal Juni 2026, Kodim 0615/Kuningan mencatat 100 unit sepeda motor operasional sudah disebar ke 50 desa. Setiap desa menerima jatah 2 unit. Selain motor, tiap titik KDMP juga mendapat 5 unit AC: 3 unit berkapasitas 2 PK dan 2 unit 1 PK untuk menunjang kenyamanan pelayanan.
Untuk kendaraan roda empat, penyaluran juga berjalan bertahap. Data sementara menunjukkan 27 unit truk dan 30 unit pick up telah disalurkan ke desa-desa yang memenuhi syarat.Desa yang belum menerima diminta memacu penyelesaian pembangunan. Bantuan akan menyusul begitu konstruksi gedung koperasi tuntas.
Salah satu penerima awal adalah Desa Cipicung, Kecamatan Cipicung. Kasi Pemerintahan Desa Cipicung, Saeful Anwar (45), menerima 2 unit motor operasional KDMP pada Selasa pagi.
Saeful mengaku bantuan itu langsung digunakan untuk mobilitas pengurus melayani warga. Untuk kendaraan roda empat berupa truk atau pick up, Desa Cipicung masih menunggu tahap berikutnya.
“Kami sangat terbantu dengan 2 motor ini. Kendaraan roda empatnya belum ada, kami tunggu proses selanjutnya. Kami pastikan motor ini dirawat dan dipakai sesuai fungsi koperasi,” kata Saeful.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian pemerintah pusat melalui program KDMP yang langsung dirasakan masyarakat desa.Melalui skema penyaluran berbasis kesiapan, pemerintah pusat berharap KDMP tidak hanya berdiri secara fisik, tapi juga langsung beroperasi.
Motor untuk operasional lapangan dan AC untuk pelayanan diharapkan membuat koperasi desa berjalan mandiri dan menjadi penggerak ekonomi warga. (Nars)














