

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memastikan perbaikan jalan rusak di Kuningan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Menjawab banyaknya keluhan dari masyarakat terkait infrastruktur, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa proses perbaikan jalan berskala prioritas akan masuk tahap lelang dan bisa dimulai pada awal bulan Agustus mendatang.
- Ketua DPRD Kuningan Tuding Eksekutif Sepelekan Revisi RTRW dan Tak Hargai Rakyat
- Kepala Dinas Kompak Absen, Audiensi RTRW Kuningan Dibubarkan: Relawan Lingkungan Ancam Aksi Massa
- Kuningan Simpan Segudang Bakat Sepak Bola Putri, Akademi Persib dan Askab PSSI Kuatkan Sinergi Pembinaan
- Semarakkan Malam Kemerdekaan, Sekretariat DPRD Kuningan Antusias Ikuti Pawai Taptu
- Babinsa Luragung dan Warga Cileuya Kompak Sulap Jalan Gang Lebih Asri
Bupati Dian mengaku sangat memahami tingginya aspirasi warga yang menyoroti kondisi jalan rusak di berbagai wilayah. Menurutnya, pembangunan merupakan proses yang terus berjalan seiring meningkatnya dinamika kebutuhan masyarakat, sementara ketersediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saat ini sangat terbatas.
Meski terbentur keterbatasan anggaran, Pemkab Kuningan terus mengupayakan pembenahan secara bertahap. Dian memaparkan bahwa langkah perbaikan infrastruktur telah memberikan hasil yang terukur.
“Kita juga harus melihat ke belakang mengenai apa yang telah kita perbuat. Kemarin ada 142 ruas jalan yang sudah berhasil kita bereskan. Secara persentase, tingkat kemantapan jalan kita saat ini sebenarnya sudah meningkat dan mencapai 82 persen,” ungkap Dian.
Terkait ruas jalan yang belum tersentuh perbaikan pada tahun ini, Bupati meminta pengertian dari masyarakat. Ia menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur membutuhkan waktu dan proses birokrasi yang panjang, terutama di tengah gejolak finansial daerah yang terjadi selama 1,5 tahun masa jabatannya.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Dian berjanji akan menggenjot porsi anggaran infrastruktur pada tahun depan agar target pembenahan bisa tercapai maksimal.
“Segala komplain dari masyarakat sangat saya pahami, namun ini butuh kesabaran. Beri kami waktu. Insyaallah perlahan tapi pasti, infrastruktur di Kuningan akan membaik dan persoalan ini diselesaikan secara bertahap,” tegasnya. (Nars)



