

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memastikan perbaikan jalan rusak di Kuningan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Menjawab banyaknya keluhan dari masyarakat terkait infrastruktur, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa proses perbaikan jalan berskala prioritas akan masuk tahap lelang dan bisa dimulai pada awal bulan Agustus mendatang.
- Antisipasi Karhutla Meluas, Laskar Gerindra Kuningan Terjun Padamkan Api di Lereng Ciremai
- Aksi Cepat Pasca-Kebakaran Cimerak, Bantuan Sembako Disalurkan Aleg Tina Wiryawati kepada Korban
- Cegah Kepunahan Seni Karuhun, GP Ansor Cigandamekar Gelar Festival Genjring Rudat di Momentum HSN 2026
- Geliatkan Sport Tourism, 180 Pelari dari Berbagai Daerah Jajal Keindahan Alam Kuningan di DTBL 3
- Dukung Kegiatan Warga, Legislator Gerindra Jabar Hj. Tina Wiryawati Gencar Salurkan Aspirasi di Kuningan
Bupati Dian mengaku sangat memahami tingginya aspirasi warga yang menyoroti kondisi jalan rusak di berbagai wilayah. Menurutnya, pembangunan merupakan proses yang terus berjalan seiring meningkatnya dinamika kebutuhan masyarakat, sementara ketersediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saat ini sangat terbatas.
Meski terbentur keterbatasan anggaran, Pemkab Kuningan terus mengupayakan pembenahan secara bertahap. Dian memaparkan bahwa langkah perbaikan infrastruktur telah memberikan hasil yang terukur.
“Kita juga harus melihat ke belakang mengenai apa yang telah kita perbuat. Kemarin ada 142 ruas jalan yang sudah berhasil kita bereskan. Secara persentase, tingkat kemantapan jalan kita saat ini sebenarnya sudah meningkat dan mencapai 82 persen,” ungkap Dian.
Terkait ruas jalan yang belum tersentuh perbaikan pada tahun ini, Bupati meminta pengertian dari masyarakat. Ia menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur membutuhkan waktu dan proses birokrasi yang panjang, terutama di tengah gejolak finansial daerah yang terjadi selama 1,5 tahun masa jabatannya.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Dian berjanji akan menggenjot porsi anggaran infrastruktur pada tahun depan agar target pembenahan bisa tercapai maksimal.
“Segala komplain dari masyarakat sangat saya pahami, namun ini butuh kesabaran. Beri kami waktu. Insyaallah perlahan tapi pasti, infrastruktur di Kuningan akan membaik dan persoalan ini diselesaikan secara bertahap,” tegasnya. (Nars)



