

KUNINGAN – Universitas Kuningan (UNIKU) mengambil langkah konkret dalam memperkuat program internasionalisasi kampus dengan Bu menerima secara resmi enam mahasiswa asing asal Timor Leste. Para mahasiswa ini akan menempuh pendidikan di jenjang S1 dan S2 pada tahun akademik 2025/2026.
Prosesi penyambutan mahasiswa digelar di Ruang Rapat Rektorat Kampus I UNIKU, Senin (17/11/2025).
- Dukung Kegiatan Warga, Legislator Gerindra Jabar Hj. Tina Wiryawati Gencar Salurkan Aspirasi di Kuningan
- Kepengurusan PSSI Jabar 2026–2030 Resmi Dilantik, Apresiasi Thony Proton untuk Buky Wibawa Usung Kolaborasi Tiga Pilar
- Sabet Penghargaan The Best Leader Partnership Ketiga Kalinya, Ketua DPRD Kuningan Tekankan Pentingnya Kemitraan Kritis
- Jangan Cuma Retorika! Pengamat Minta Bupati Kuningan Tindak Tegas Oknum Perizinan Nakal
- Mengagungkan Tokoh Munafik Dinilai Membawa Ancaman Bagi Moral dan Tatanan Masyarakat
Acara ini ditandai dengan penyematan jas almamater secara simbolis oleh Wakil Rektor IV UNIKU, Haris Budiman, yang mewakili Rektor.Dalam sambutannya, Haris Budiman menyatakan bahwa penerimaan mahasiswa asing ini merupakan implementasi nyata dari visi Rektor, Dikdik Harjadi, untuk internasionalisasi universitas.
“Sebagai implikasi dari program internasionalisasi yang dicanangkan oleh Pak Rektor, maka pada tahun akademik 2025/2026 ini Universitas Kuningan mulai menerima mahasiswa asing yang berasal dari Timor Leste,” ujar Haris.
Keenam mahasiswa tersebut tersebar di berbagai program studi, meliputi dua mahasiswa Magister Manajemen (S2), dua mahasiswa Ilmu Hukum (S1), satu mahasiswa Teknik Informatika (S1), dan satu mahasiswa Sistem Informasi (S1).Haris menjelaskan, kehadiran mereka merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara UNIKU dengan Instituto Profisonal Sao Joao Batista di Timor Leste.
“Instituto adalah sebuah badan di bawah kementerian pendidikan Timor Leste, salah satu tugasnya adalah membantu lulusan SLTA dan S1 untuk melanjutkan ke perguruan tinggi di luar negeri, termasuk ke Indonesia,” jelasnya.
Dari total enam mahasiswa, baru empat yang dapat hadir dalam prosesi tersebut. Dua mahasiswa lainnya berhalangan hadir karena satu orang baru diterima sebagai PNS dan satu lainnya sedang mengikuti tes kepolisian di negara asalnya.
Haris Budiman secara resmi menyerahkan para mahasiswa tersebut kepada dekan dan kaprodi terkait dari Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Komputer, dan Sekolah Pascasarjana.”Kami berharap mereka bisa mengikuti perkuliahan dengan baik… serta menjadi perintis utama dalam mempererat hubungan antara Universitas Kuningan dan Timor Leste,” ujarnya. (Nars)



