KUNINGAN – Tidak main-main dengan risiko kebakaran, Lapas Kelas IIA Kuningan kini mengambil langkah serius untuk memastikan keamanan. Kabar terbarunya, Lapas Kuningan siap menerapkan program kesiapsiagaan darurat bernama “Jawara Api”.
Untuk memuluskan rencana ini, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kuningan langsung tancap gas bersilaturahmi bersama Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, Senin (17/11). Pertemuan ini digelar khusus untuk mematangkan rencana implementasi program tersebut.
- Persib Ditempel Ketat Borneo FC, Ini Hitungan Peluang Juara dan Jadwal Sisa Laga
- Kunci Ketinggalan, 50 Menit Damkar Kuningan Berjibaku Buka Pintu Mobil Warga
- Bukan Sekadar Tempat Healing, Desa EKI Situ Cipanten Bakal Bikin Warga Makin Cuan!
- Cegah Longsor dan Banjir, Istri Prajurit ‘Serbu’ Kebun Raya Kuningan untuk Investasi Ekologis
- Tiket Asian Para Games 2026 Aman, Lifter Hilman Buka Jalan ke Nagoya Jepang
Usut punya usut, “Jawara Api” bukanlah program main-main. Ini adalah sebuah inovasi yang digagas oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Barat. Tujuannya jelas: meningkatkan respons dan kesiapan tanggap darurat jika terjadi insiden kebakaran di lingkungan pemasyarakatan.
Kalapas Kuningan, Sukarno Ali, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar inovasi, tetapi sudah menjadi sebuah kebutuhan mendesak di Lapas.
”Keselamatan warga binaan dan petugas adalah tanggung jawab utama kami,” ujar Sukarno Ali dalam pertemuan tersebut. “Kami ingin memastikan seluruh prosedur penanggulangan kebakaran berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.”
Ia menambahkan, “Dengan dukungan Damkar, kami berharap petugas kami semakin siap dan terlatih dalam menghadapi kondisi darurat.”
Gayung pun bersambut. Rencana ini disambut positif oleh Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma. Pihak Damkar menyatakan komitmen penuh untuk memberikan pendampingan teknis.
Bentuk dukungannya pun tidak tanggung-tanggung. Damkar akan membantu mulai dari pelatihan petugas Lapas, menggelar simulasi kebakaran rutin, hingga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sarana proteksi kebakaran yang sudah ada di dalam lapas.
Sinergi antara Lapas Kuningan dan UPT Damkar ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat standar keselamatan. Dengan adanya “Jawara Api”, Lapas Kuningan membuktikan komitmennya untuk terus berinovasi demi lingkungan yang lebih aman dari ancaman si jago merah. (Nars)
























