

KUNINGAN – Rapat Paripurna DPRD Kuningan tentang Pemberhentian Antar Waktu Anggota DPRD Rudi Idham Malik dan Pengukuhan Anggota DPRD PAW Titi Huryasih pada sisa masa jabatan 2024-2029 yang berlangsung Rabu (11/6/2025) sempat diskors selama lima menit. Saat pembukaan rapat paripurna, pimpinan rapat, Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, mengatakan rapat diskors selama lima menit karena ada sesuatu hal untuk ditunggu.
- Miniatur Lembur Pakuan KDM Hadir di Kuningan, Warga Jagara Sulap Gerbang Desa dengan Nuansa Tradisional
- Dramatis! Menang Adu Penalti Atas Sindangagung, Garawangi Segel Tiket 8 Besar Bupati Cup 2026
- Geliat Ekonomi Kreatif di Pesona Sunset Sore Taman Desa Jagara Kuningan
- Sensasi Kopi Embun Senja Berwarna Merah Putih Ramaikan Perayaan Kemerdekaan di Glamping Embun Sangga Langit Kuningan
- Sawah Lope Kuningan Manjakan Wisatawan dengan Waterboom Mini, Main Air Sepuasnya Cuma Rp 5 Ribu
Ternyata, penghentian sementara rapat paripurna ini, diketahui, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar diduga sakit dan dibawa mobil dinas melalui pintu belakang gedung DPRD Kuningan.”Katanya Pak Bupati Sakit, keluar lewat pintu belakang,” ujar salah seorang pejabat Pemda Kabupaten Kuningan, saat ditanya awak media.
Dari pantauan Kuningan Religi, Mobil Dinas Bupati Kuningan sudah berada di bagian belakang gedung sesaat setelah rapat paripurna diskors. Tak lama kemudian, dengan dipapah, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dibawa masuk ke dalam mobil dan langsung dibawa keluar halaman gedung DPRD Kuningan.
Menurut informasi terakhir, Bupati Dian dibawa ke RSUD 45 Kuningan.
Sebelumnya, Bupati Dian sempat hadir pada rapat paripurna tersebut dan ikut hingga agenda menyanyikan lagu Indonesia Raya. Usai itu, Bupati terlihat pergi ke ruangan belakang ruang sidang.
Pada Rabu pagi, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar sempat menghadiri agenda Sosialisasi dan Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di SD Negeri Garawangi. Bupati Dian menekankan kepada Mitra Dapur MBG untuk memprioritaskan sumberdaya manusia lokal sebagai tenaga kerja pada program MBG ini.
Begitu pun dengan bahan makanan yang disajikan, Bupati meminta Mitra Dapur MBG menggunakan komoditas lokal Kuningan seperti dari sayuran, buah-buahan, susu dan bahan makanan lainnya. (NARS)



