

KUNINGAN – Rencana pendirian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang akan beroperasi di dalam kawasan hutan Kabupaten Kuningan terus dimatangkan. Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kuningan memastikan dukungannya terhadap inisiasi strategis yang melibatkan TNI (Kodim 0615) dan Pemerintah Daerah tersebut.


Kepastian ini terungkap dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Bupati Kuningan, Senin (26/1/2026).
- Sempat Diisukan Keracunan, Belasan Santri Ponpes di Kuningan Ternyata Terserang Demam dan Flu Serentak
- Nostalgia di Tepi Sawah, Saung Buhun Sudimampir Tren Kudapan Jadul yang Kian Digandrungi
- Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kuningan, Golkar Beri Nilai Sempurna untuk Bupati Dian Rachmat Yanuar
- Tim EXPRESSO UNIKU Sabet Juara 1 Hackathon Bank Indonesia 2026 Lewat Inovasi AI “Crypto Sentinel”
- Duduk Satu Meja, Bupati Dian dan Ketua Golkar Kuningan Tepis Isu Keretakan
Administratur KPH Kuningan, Siti Kasanah, hadir langsung didampingi Wakil Administratur untuk membahas tindak lanjut teknis rencana tersebut bersama Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dan Sekda Uu Kusmana.
Siti Kasanah menegaskan, Perhutani membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi program yang bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat desa penyangga hutan.
Namun, ia memberikan catatan penting bahwa seluruh aktivitas ekonomi di dalam kawasan harus tetap patuh pada regulasi konservasi.
“Pada prinsipnya Perhutani mendukung penuh program pemerintah daerah ini untuk kesejahteraan masyarakat. Selama dilaksanakan secara kolaboratif dan berkelanjutan, serta yang terpenting tidak mengganggu fungsi utama kawasan hutan, kami siap bersinergi,” ujar Siti Kasanah.
Pertemuan tiga pilar (Perhutani, TNI, Pemkab) ini dinilai Siti Kasanah sebagai langkah krusial untuk menyamakan persepsi. Menurutnya, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih di lahan Perhutani memerlukan harmonisasi antara kepentingan pemberdayaan ekonomi dan kewajiban menjaga kelestarian lingkungan.
”Koordinasi ini penting agar secara administrasi dan teknis tidak ada aturan yang dilanggar, sehingga tujuan pemberdayaan tercapai tanpa mengorbankan hutan,” tambahnya.
Gayung bersambut, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi sikap kooperatif Perhutani. Ia berharap tindak lanjut secara teknis dapat segera dilakukan agar Koperasi Desa Merah Putih bisa segera beroperasi menjadi motor penggerak ekonomi desa serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat Kuningan. (Nars)



